Berita

Almarhum Budayawan Ridwan Saidi bersama Anies Baswedan/Net

Politik

Nasdem Tidak Terpancing Narasi Ruhut Seret Kematian Babe Saidi ke Ranah Politik

SELASA, 27 DESEMBER 2022 | 12:10 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Kicauan pegiat media sosial (medsos) Ruhut Sitompul dinilai tidak etis karena mengaitkan wafatnya Budayawan Betawi, Ridwan Saidi atau Babe Saidi dengan pendukung Anies Baswedan.

Dalam kicauannya, Ruhut awalnya menyampaikan duka cita Ridwan Saidi yang diklaim adalah sahabatnya. Namun, dalam unggahan di akun Twitternya, Ruhut justru menyeret kabar duka tersebut ke ranah politik dan menyinggung almarhum sebagai pendukung Anies Baswedan.

Meski tidak etis, DPP Partai Nasdem yang menjadi partai pengusung Anies Baswedan sebagai bakal capres (bacapres) Pemilu 2024 tak mau menanggapi kicauan Ruhut secara serius.


Ketua Bappilu DPP Partai Nasdem Effendi Choiri atau akrab disapa Gus Choi menegaskan bahwa pihaknya memilih untuk tidak mau terpancing dengan narasi tidak etis Ruhut.

“Enggak usah ditanggapi,” tegasnya kepada Kantor Berita Politik RMOL beberapa saat lalu di Jakarta, Selasa (27/12).

Ruhut berkicau dalam akun Twitter pribadinya bahwa dirinya mengucapkan selamat jalan kepada Ridwan Saidi yang diklaim adalah sahabatnya dan telah tutup usia beberapa waktu lalu.

Namun, dalam kicauannya tersebut, Ruhut menyebut bahwa Ridwan Saidi merupakan pendukung salah satu bakal calon presiden sehingga ia bersyukur akhirnya satu pendukung Anies Baswedan meninggal dunia.

"Selamat jalan SahabatKu Bang RS, akhirnya Bakal Calon Presiden ga’benar pendukungnya satu persatu dipanggil yang Maha Kuasa Tuhan “Gusti Mboten Sare” MERDEKA," tulis Ruhut.

Cuitan Ruhut pun menuai kritik warganet. Banyak yang menilai kicauan Ruhut itu tak pantas dilakukan, sebab duka cita tidak bisa dicampur aduk dengan politik.

"Parah banget, udah meninggal masih aja dibawa2 politik. Gak ada nurani nya sama sekali si Ruhut ini," tulis @farhan** dalam kolom komentar.

"Gila loe Ruhut!!! Saat ada duka kau masih nyinyir kelewat batas? Nanti saat kau mati? kami akan hajatan karena hama dan sampah demokrasi sudah masuk neraka !!!!" sambung netizen lainnya @hakam**

Budayawan Betawi, Ridwan Saidi atau pria yang akrab disapa Babe Saidi ini wafat di Rumah Sakit Pondok Indah (RSPI), Bintaro, Tangerang Selatan, Minggu (25/12), pukul 08.35 WIB.

Ridwan lahir pada 2 Juli 1942 di Sawah Besar, Jakarta Pusat. Kepergiannya meninggalkan seorang istri bernama Yahma Wisnani, lima anak dan empat menantu, serta lima cucu.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Roy Suryo: Gibran Copy Paste Jokowi Bahkan Lebih Parah

Kamis, 30 April 2026 | 01:58

Kompolnas dan Agenda Reformasi Aparat Sipil Bersenjata

Kamis, 30 April 2026 | 01:45

Polemik Dugaan Suap Pendirian SPPG di Sulbar Dilaporkan ke Polisi

Kamis, 30 April 2026 | 01:18

HNW: Bila Anggota OKI Bersatu bisa Kendalikan Urat Nadi Perdagangan Dunia

Kamis, 30 April 2026 | 00:55

Menhan: Prajurit jadi Motor Pembangunan Selain Jaga Kedaulatan

Kamis, 30 April 2026 | 00:37

Satgas OJK Blokir 951 Pinjol Ilegal Ungkap Deretan Modus Penipuan Keuangan

Kamis, 30 April 2026 | 00:19

Investasi Bodong dan Bias Sistem Keuangan

Rabu, 29 April 2026 | 23:50

Pelaporan SPT 2025 Masih di Bawah Target Jelang Deadline

Rabu, 29 April 2026 | 23:36

Komunikasi Publik Menteri PPPA Absurd dan Tidak Selesaikan Persoalan!

Rabu, 29 April 2026 | 23:09

Pemanfaatan Listrik Harus Maksimal Dongkrak Kemandirian Desa

Rabu, 29 April 2026 | 22:43

Selengkapnya