Berita

Wakil Ketua Umum Partai Nasdem Ahmad Ali/RMOL

Politik

Hasnaeni Klaim Pemilu 2024 Sudah Didesain, Nasdem: Provokasi agar Masyarakat Tidak Percaya KPU

MINGGU, 25 DESEMBER 2022 | 20:59 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Hasnaeni atau biasa disapa "Wanita Emas" mengaku mendengar cerita Ketua KPU Hasyim Asyari bahwa pada Pemilu 2024 mendatang sudah didesain untuk memenangkan Ganjar Pranowo menjadi presiden beserta wakilnya Erick Thohir.

Wakil Ketua Umum Partai Nasdem Ahmad Ali menuturkan pernyataan yang terlontar dari wanita emas tersebut harus dilihat latarbelakang dan motivasinya menyampaikan pernyataan itu.

Menurut Ahmad Ali, latarbelakang yang dominan wanita emas mengungkapkan hal itu karena partai yang ia pimpin, Republik Satu tidak lolos sebagai peserta Pemilu 2024.


"Partai yang dipimpin oleh yang bersangkutan tidak lolos, yang ada tuduhan pelecehan, kemudian isu terakhir didesain KPU,” kata Ahmad Ali kepada Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (25/12).

Pihaknya yang terlibat langsung dalam proses penyeleksian Ketua KPU di DPR RI, menegaskan pernyataan Hasnaeni tidak berdasar.

“Tuduhan itu tidak beralasan karena dari KPU itu yang milih DPR dari fraksi yang menentukan pilihannya,” tegasnya.

Ahamd Ali menjelaskan bahwa anggota KPU yang terpilih bermacam-macam latar belakangnya. Dengan demikian, rasanya agak sulit untuk kemudian membenarkan pernyataan tentang pemilu sudah didesain untuk memuluskan langkah Ganjar Pranowo.

Anggota Komisi III DPR RI ini menegaskan bahwa pernyataan Hasnaeni berbahaya. Sebab, bisa memprovokasi masyarakat untuk tidak percaya dengan penyelenggara pemilu. Ia pun meminta aparat penegak hukum segera menindaklanjuti.

Ia mengaku khawatir jika pernyataan-pernyataan wanita emas dibenarkan akan melegitimasi identitas KPU ini tidak baik.

"Kalau kemudian ada seperti itu tidak perlu bicara di media, ini upaya memprovokasi sehingga menimbulkan ketidak percayaan kepada penyelenggara pemilu,” ucapnya.

Ahmad Ali pun menyaranka agar Wanita emas segera membuat laporan ke polisi atau ke DKPP.

"Fokus saja pada persoalan-persoalan yang menyangkut dirinya,” tutupnya.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Andre Rosiade Sambangi Bareskrim Polri Usai Nenek Penolak Tambang Ilegal Dipukuli

Senin, 12 Januari 2026 | 14:15

Cuaca Ekstrem Masih Akan Melanda Jakarta

Senin, 12 Januari 2026 | 14:10

Bitcoin Melambung, Tembus 92.000 Dolar AS

Senin, 12 Januari 2026 | 14:08

Sertifikat Tanah Gratis bagi Korban Bencana Bukti Kehadiran Negara

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

KPK Panggil 10 Saksi Kasus OTT Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

Prabowo Terharu dan Bangga Resmikan 166 Sekolah Rakyat di Banjarbaru

Senin, 12 Januari 2026 | 13:52

Kasus Kuota Haji, Komisi VIII Minta KPK Transparan dan Profesional

Senin, 12 Januari 2026 | 13:40

KPK Periksa Pengurus PWNU DKI Jakarta Terkait Dugaan Korupsi Kuota Haji

Senin, 12 Januari 2026 | 13:12

Prabowo Tinjau Sekolah Rakyat Banjarbaru, Ada Fasilitas Smartboard hingga Laptop Persiswa

Senin, 12 Januari 2026 | 13:10

Air Naik hingga Sepinggang, Warga Aspol Pondok Karya Dievakuasi Polisi

Senin, 12 Januari 2026 | 13:04

Selengkapnya