Berita

Anies Baswedan dan AHY/Ist

Politik

Jamiluddin Ritonga: Pertemuan SBY-Salim Segaf Bahas AHY Cawapres Anies

KAMIS, 22 DESEMBER 2022 | 23:04 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Selain persoalan kontemporer di tanah air, pertemuan Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dengan Ketua Majelis Syuro Partai Keadilan Salim Segaf Al-Jufri diprediksi membicarakan calon wakil presiden (Cawapres) Anies Baswedan.

Demikian pandangan pengamat komunikasi politik Universitas Esa Unggul, M. Jamiluddin Ritonga kepada Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (22/12).

Menurut Jamiluddin, kedua penentu di masing-masing partai itu tampaknya ingin menyepakati cawapres yang akan mendampingi Anies.


"Mereka ingin memutuskan AHY atau Aher yang paling pas berduet dengan Anies pada Pilpres 2024," demikian kata Jamiluddin.

Selain itu, Jamiluddin melihat, SBY dan Habib Salim ingin menyepakati hal itu karena untuk meningkatkan daya tawar politik dengan Nasdem dalam memilih cawapres. Sebab, Nasdem terkesan tetap ngotot untuk mengusung Khofifah atau Andika Perkasa untuk mendampingi Anies.

"Kalau Demokrat dan PKS satu suara dalam mengusung cawapresnya Anies, maka diharapkan Nasdem mau menerimanya," jelas Jamiluddin.

Mantan Dekan Fikom IISIP Jakarta ini melihat, daya tawar politik Nasdem menjadi melemah dihadapkan Demokrat dan PKS. Imbasnya, Demokrat dan PKS akan dapat menekan Nasdem untuk menerima cawapres usulan Demokrat dan PKS.

"Kalau hal itu terwujud, maka Demokrat dan PKS tampaknya akan menyepakati AHY sebagai pendamping Anies," jelas Jamiluddin.

Jamiluddin memprediksi PKS tampaknya akan mengalah demi terwujudnya koalisi Nasdem, Demokrat, dan PKS serta bersama-sama mengusung Anies-AHY. Bahkan, deklarasi pembentukan koalisi Nasdem, Demokrat, dan PKS akan dipercepat.

"Koalisi ini juga akan bersamaan mendeklarasikan Anies-AHY sebagai pasangan yang diusung pada Pilpres 2024," pungkas Jamiluddin.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

UPDATE

Memutus Urat Nadi Korupsi

Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:54

Festival Layanan AHU Berdampak 2026 Hadirkan Edukasi ke Masyarakat, Ini Lengkapnya

Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:24

Gus Yusuf Legawa Sikapi Dinamika Muktamar ke-35 NU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:49

Mendesak Para Kiai Sepuh Turun Tangan Meredam Suhu Panas Muktamar NU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:33

Jalan Sehat jadi Cara Hanura Kalsel Konsolidasikan Pemilu 2029

Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:15

Profil 9 Ulama AHWA Muktamar NU: Sosok Kharismatik Penentu Rais Aam PBNU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:45

TikTok dan Tokped Digugat Class Action Rp1,2 Triliun

Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:11

Ini 9 Ulama AHWA Terpilih Muktamar ke-35 NU, Suara Mbah Yai Da Paling Tinggi

Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:46

Dikawal DPR, Tagihan Rp158 Miliar PT Pos Akhirnya Dibayar Kemensos

Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:04

Kiai Rembang Cium 'Hidden Agenda' Penjegalan Caketum PBNU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 19:56

Selengkapnya