Berita

Anggota Komisi IX DPR RI Saleh Partaonan Daulay/RMOL

Politik

Sebelum Cabut PPKM, DPR Ingatkan Pemerintah Buat Kajian Matang

KAMIS, 22 DESEMBER 2022 | 19:35 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Pemerintah diminta melakukan kajian matang sebelum memutuskan kebijakan akan mencabut statsu Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). Alasannya, penularan virus corona baru (Covid-19) hingga saat ini terjadi. Apalagi, sampai saat ini WHO belum mencabut status pandemi.

Permintaan itu disampaikan anggota Komisi IX DPR RI Saleh Partaonan Daulay, Kamis (22/12).

Menurut Saleh, di berbagai negara, kondisi Covid-19 memang berbeda-beda. Misalnya, ada yang sudah relatif aman dan ada juga yang masih terpapar. Kata Saleh, secara sosiologis penyikapan masyarakat atas pandemi Covid-19 juga berbeda-beda.


"Ada yang masih ketat dengan prokes, ada yang sudah longgar, bahkan ada yang sudah tidak memperhatikan lagi soal itu," demikian Saleh.

Politisi PAN itu mengimbau pemerintah untuk hati-hati sebelum menerbitkan sebuah kebijakan. Data yang ia himpun, saat ini masih warga yang terpapar Covid-19.

Ia mengingatkan pemerintah harus menyiapkan skenario uang harus disampaikan kepada masyarakat.

"Misalnya, masyarakat diminta tetap menjaga Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). PHBS ini diperlukan tidak hanya saat pandemi Covid, tapi di setiap saat," jelasnya.

Bagi mantan Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah ini imbauan gaya hidup sehat penting dilakukan. Misalnya, di kantor, kampus, pasar, hingga rumah ibadah.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

KPK Amankan Dokumen dan BBE saat Geledah Kantor Dinas Perkim Pemkot Madiun

Rabu, 28 Januari 2026 | 11:15

UPDATE

TNI AU Bersama RCAF Kupas Konsep Keselamatan Penerbang

Rabu, 04 Februari 2026 | 02:04

Jokowi Dianggap Justru Bikin Pengaruh Buruk Bagi PSI

Rabu, 04 Februari 2026 | 01:45

Besok Jumat Pandji Diperiksa Polisi soal Materi Mens Rea

Rabu, 04 Februari 2026 | 01:28

Penguatan Bawaslu dan KPU Mendesak untuk Pemilu 2029

Rabu, 04 Februari 2026 | 01:17

Musorprov Ke-XIII KONI DKI Diharapkan Berjalan Tertib dan Lancar

Rabu, 04 Februari 2026 | 00:56

Polisi Tetapkan Empat Tersangka Penganiaya Banser, Termasuk Habib Bahar

Rabu, 04 Februari 2026 | 00:41

DPR Minta KKP Bantu VMS ke Nelayan Demi Genjot PNBP

Rabu, 04 Februari 2026 | 00:17

Kejagung Harus Usut Tuntas Tipihut Era Siti Nurbaya

Selasa, 03 Februari 2026 | 23:49

Begini Alur Terbitnya Red Notice Riza Chalid dari Interpol

Selasa, 03 Februari 2026 | 23:25

Penerapan Notaris Siber Tak Optimal Gegara Terganjal Regulasi

Selasa, 03 Februari 2026 | 23:11

Selengkapnya