Berita

Presiden Jokowi/Net

Politik

Aditya Perdana: Sosok Airlangga, Megawati, Prabowo Paling Cocok Teruskan Legasi Jokowi

KAMIS, 22 DESEMBER 2022 | 14:47 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Sosok Presiden Joko Widodo tidak boleh dianggap remeh dalam kontestasi Pilpres 2024 mendatang. Jokowi hingga kini masih memiliki pengaruh besar di tengah masyarakat untuk menentukan calon presiden dibandingkan para ketua umum partai politik.

Direktur Eksekutif Algoritma, Aditya Perdana, berpendapat, ada sosok Presiden Joko Widodo yang bisa menentukan dan mengubah arah kebijakan politik di sejumlah partai politik pendukungnya saat ini.

Kata Aditya, persepsi politik umum yang muncul king maker yang disebut di survei adalah mereka yang punya parpol, ketua umum. Dengan demikian, kesempatan untuk mencalonkan diri sebagai capres adalah mereka yang berasal dari partai.


"Tapi, yang dilupakan adalah Pak Jokowi, sebagai presiden, dan punya pengaruh, bukan hanya di istana tetapi juga di koalisi,” ungkap Aditya kepada wartawan, Kamis (22/12).

Adapun hasil survei Denny JA, keempat nama itu dianggap terkait dengan langkah meneruskan spirit Presiden Joko Widodo (Jokowi). Maka sosok Airlangga, Megawati dan Prabowo paling mungkin untuk melanjutkan ‘Jokowi’s legacy’.

Pengajar Universitas Indonesia itu pun mempertanyakan soal siapa sosok yang mendapat ‘endorse’ penuh dari Presiden Jokowi. Sebab, Presiden Jokowi kerap melempar pujian kepada sejumlah ketum Partai yang juga menteri di kabinetnya.

Aditya mencontohkan, sosok Ketum Golkar dan Menko Perekonomian Airlangga sebagai pemimpin dengan pengalaman, juga memuji Ketum Gerindra dan Menhan Prabowo Subianto.

Selain itu, Airlangga bersama PAN dan PPP Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) memiliki Program Akselerasi Transformasi Ekonomi Nasional (PATEN) dan bertekad untuk melanjutkan legasi dari Presiden Jokowi.

“Kalau posisi Pak Jokowi jelas ketika sampai nanti ada capres yang disahkan KPU, disitulah peran-peran politik yang dimainkan,”demikian Aditya.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

UPDATE

Efisiensi Perjalanan Dinas: Luar Negeri 70 Persen, Dalam Negeri 50 Persen

Selasa, 31 Maret 2026 | 22:18

MPR Minta Pemerintah Tarik Pasukan TNI dari Misi UNIFIL

Selasa, 31 Maret 2026 | 22:11

Imparsial: Andrie Yunus Buka Sinyal Gelap Pembela HAM

Selasa, 31 Maret 2026 | 22:05

Tanpa Terminal BBM OTM, Cadangan Pertamax Berkurang Tiga Hari

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:53

Kemenkop–KemenPPPA Kolaborasi Perkuat Peran Perempuan Lewat Kopdes

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:45

Lippo Cikarang Tegaskan Tidak Terkait Perkara yang Diusut KPK

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:35

Membaca Skenario Merancang Operasi Gagal

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:28

BSA Logistics Melantai di Bursa Bidik Dana Rp306 Miliar

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:18

Jusuf Kalla Bereaksi atas Gugurnya 3 Prajurit TNI di Lebanon

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:01

Diaspora RI Antusias Sambut Kedatangan Prabowo di Seoul

Selasa, 31 Maret 2026 | 20:56

Selengkapnya