Berita

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Endra Zulpan/RMOLJakarta

Presisi

Polisi Janji Usut Tuntas Kasus Begal Wartawan Bisnis Indonesia di Jakarta

RABU, 21 DESEMBER 2022 | 12:36 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Polisi berjanji bakal mengusut tuntas kasus pembegalan yang menimpa YAN wartawan Bisnis Indonesia di jembatan layang Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Pusat, Selasa dini hari (20/12).

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Endra Zulpan menjelaskan bahwa pihaknya akan segera mengusut kasus ini. Menurut Zulpan, hal ini menjadi perhatian bersama bukan hanya karena korban adalah seorang wartawan.

Namun, Zulpan menekankan bahwa setiap warga negara berhak mendapat rasa aman dan nyaman dalam beraktivitas di kota metropolitas, baik siang, sore, malam atau pagi.


"Kita prihatin ada di tengah kota ada kasus seperti ini yang menimpa, bukan kita hanya melihat dari sisi teman jurnalis, tapi masyarakat umum lain pun harus mendapat rasa aman di tengah lingkungan," ujar Zulpan.

Akibat peristiwa ini, YAN mengalami luka-luka dan sepeda motor Vespa Matic warna biru dengan pelat nomor AB 6731 FV dirampas komplotan begal.

Kejadian bermula saat YAN selesai makan malam di warung angkringan yang berada di sekitaran Bendungan Hilir sekitar pukul 02.00 WIB.

Karena perut sudah kenyang, YAN mengendarai sepeda motor dengan kecepatan standar.

Namun saat asyik berkendara, komplotan pembegal rupanya telah membuntuti YAN, dan korban pun dipepet dari sebelah kanan.

Bukan tanpa perlawanan, YAN sempat melawan, tetapi kawasan pembegal bertambah banyak, kira-kira empat motor dengan kurang lebih tujuh sampai delapan orang. YAN pun jatuh usai dipukul dan ditusuk benda tajam pada paha bagian kiri.

"Dipukul di dada kirinya sehingga membuat jatuh. Kawanan pembegal kian beringas dan menusuk paha bagian kiri," kata YAN dalam keterangan tertulis.

YAN terjatuh dan komplotan begal berhasil mengambil sepeda motor YAN, dan kabur ke arah Mega Kuningan.

YAN pun ditolong oleh warga sekitar pemotor dari arah berlawanan. Warga kemudian mengantar YAN diantar ke angkringan, karena rekan-rekannya masih ada di warung tersebut. Setibanya di angkringan, YAN diantar ke RS AL Mintoharjo untuk mendapatkan perawatan.

Populer

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

UPDATE

DPR: Penjualan Air Keras Tak Bisa Dilarang Total

Senin, 16 Maret 2026 | 12:16

DPP Arun Dukung Penutupan SPPG Nakal Sunat Anggaran

Senin, 16 Maret 2026 | 12:12

Jumlah Pemudik di Terminal Kalideres Menurun Dibanding Tahun Lalu

Senin, 16 Maret 2026 | 12:10

Perang di Ruang Server

Senin, 16 Maret 2026 | 12:04

Komisi III DPR Keluarkan Rekomendasi Perlindungan untuk Aktivis Andrie Yunus

Senin, 16 Maret 2026 | 12:03

Pos Kesehatan Disiapkan di Titik Keberangkatan Pemudik

Senin, 16 Maret 2026 | 12:02

DPR Siap Panggil Polisi Jika Penyelidikan Kasus Andrie Yunus Mandek

Senin, 16 Maret 2026 | 11:54

Emas Antam Turun Jelang Lebaran

Senin, 16 Maret 2026 | 11:40

Guterres Akui DK PBB Tak Mampu Hentikan Konflik Global

Senin, 16 Maret 2026 | 11:25

KPK Sita Rp1 Miliar Saat Geledah Rumah Kadis PUPR dalam Kasus Suap Bupati Rejang Lebong

Senin, 16 Maret 2026 | 11:16

Selengkapnya