Berita

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran Nasser Kanaani/Net

Dunia

Teheran: Resolusi PBB tentang HAM di Iran adalah Permainan Politik dan Tanpa Legitimasi

SABTU, 17 DESEMBER 2022 | 11:29 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Iran mengutuk resolusi Majelis Umum PBB tentang "Situasi hak asasi manusia di Republik Islam Iran", menyebutnya sebagai ikut campur urusan dalam negeri negara lain dan  tanpa legitimasi.

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran Nasser Kanaani dalam pernyataannya pada Jumat (16/12) mendesak Barat agar berhenti menyalahgunakan lembaga internasional untuk mencapai tujuan politiknya.

“Kebijakan sinis resolusi ini memanfaatkan organisasi internasional untuk menekan Republik Islam Iran. Ini adalah contoh nyata penyalahgunaan prinsip dan cita-cita hak asasi manusia yang tinggi untuk mencapai tujuan politik oportunistik,” ujar Kanani, seperti dikutip dari Tehran Times.


Resolusi yang diusulkan oleh Kanada dan disetujui oleh 80 suara itu, "mencerminkan duplikasi pembuatnya dan tidak memiliki legitimasi," tegas Kanaani, menambahkan bahwa itu sama saja dengan "perang psikologis" dan "proyek Iranofobia".

Resolusi PBB muncul menyusul aksi protes berbulan-bulan di Iran yang meledak sejak September setelah kematian Mahsa Amini, wanita yang tewas dalam tahanan polisi moral Iran.

Ratusan orang ditangkap dan puluhan lainnya tewas selama aksi protes. Iran bahkan menetapkan hukuman mati terhadap pelaku aksi protes yang menewaskan aparat.

Kanaani kemudian mendesak para sponsor resolusi untuk berhenti mendukung terorisme AS, dengan menyatakan bahwa mereka telah melanggar "semua prinsip dasar hak asasi manusia" di dunia.

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Sekolah Rakyat Jadi Senjata Putus Rantai Kemiskinan

Sabtu, 18 April 2026 | 20:05

Megawati: Lemhannas Bukan Lembaga Pencetak Sertifikat

Sabtu, 18 April 2026 | 19:36

Bahaya Judi Online, Hadir Seperti Permainan dengan Keuntungan

Sabtu, 18 April 2026 | 19:09

Sidak Gudang Bulog, Prabowo Cek Langsung Stok Beras di Magelang

Sabtu, 18 April 2026 | 18:52

Megawati Minta Hak Veto PBB Dihapus, Pancasila Masuk Piagam Dunia

Sabtu, 18 April 2026 | 18:27

Perempuan Bangsa Gelar Aksi Nyata Tanam Pohon untuk Jaga Lingkungan

Sabtu, 18 April 2026 | 17:43

Perjuangan Fraksi PKB untuk Pesantren Berbuah Penghargaan

Sabtu, 18 April 2026 | 17:10

PDIP: Jangan Sampai Indonesia Dianggap Proksi Kekuatan Global

Sabtu, 18 April 2026 | 16:37

wondr Kemala Run 2026, Peserta Berlari Sambil Berbagi

Sabtu, 18 April 2026 | 16:21

Menggugat Algoritma, Pentingnya Lampaui Dogmatisme Hukum Klasik

Sabtu, 18 April 2026 | 15:48

Selengkapnya