Warga Astanajapura menuntut transparansi hasil penjualan limbah/RMOLJabar
Warga Astanajapura menuntut transparansi hasil penjualan limbah/RMOLJabar
Salah seorang tokoh masyarakat setempat, Tabroni menjelaskan, pada awalnya semua masyarakat setuju pengelolaan limbah dikelola oleh Kuwu Astanajapura dan rekan bisnisnya yang menjanjikan 100 persen hasil penjualan limbah dari PT Charoen Pokphand Indonesia untuk dana sosial pembangunan masjid Desa Astanajapura.
Namun seiring berjalannya waktu, pihak pengelola yaitu Kuwu Astanajapura dan rekan bisnisnya tidak transparan soal hasil pengelolaan penjualan limbah. Sehingga warga mempertanyakan transparansi hasil dari penjualan limbah tersebut.
Populer
Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22
Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08
Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26
Senin, 29 Juni 2026 | 00:00
Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23
Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30
Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59
UPDATE
Senin, 06 Juli 2026 | 03:59
Senin, 06 Juli 2026 | 03:43
Senin, 06 Juli 2026 | 03:20
Senin, 06 Juli 2026 | 02:59
Senin, 06 Juli 2026 | 02:35
Senin, 06 Juli 2026 | 02:12
Senin, 06 Juli 2026 | 01:57
Senin, 06 Juli 2026 | 01:40
Senin, 06 Juli 2026 | 01:20
Senin, 06 Juli 2026 | 00:59