Berita

Netty Prasetiyani Heryawan/Net

Nusantara

Dapat Izin Suami, Netty Aher Siap Maju Cagub Jabar

KAMIS, 15 DESEMBER 2022 | 03:36 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Setelah mendapat restu dari suaminya Ahmad Heryawan, politisi PKS, Netty Prasetiyani Heryawan mengaku siap maju sebagai Calon Gubernur (Cagub) Jabar di Pilkada serentak 2024 mendatang.

Namun demikian, sejauh ini PKS belum menentukan Cagub untuk kembali meraih kursi nomor satu di Jabar.

"Tentu saja sebagai kader partai (PKS) saya harus selalu menyatakan siap pada saat ditugaskan oleh partai, entah untuk maju dalam pemilihan legislatif maupun pemilihan kepala daerah," kata istri Gubernur Jabar dua periode, Ahmad Heryawan seperti diberitakan Kantor Berita RMOLJabar, Rabu (14/12).


Menurutnya, setiap warga negera berhak memilih dan dipilih termasuk perempuan. Apalagi, dalam konteks demokrasi yang berkualitas perempuan juga mempunyai hak yang sama sebagai pemilih maupun dipilih.

"Entah dia memilih, yang selama ini kebanyakan warga dengan hak pilihnya dan dipilih atau diajukan sebagai anggota legislatif maupun sebagai kepala daerah," tuturnya.

Saat ditanya terkait restu dari suaminya untuk maju sebagai Cagub Jabar, Netty meminta awak media menanyakan langsung kepada Ahmad Heryawan.

"Tanya Kang Aher (Ahmad Heryawan)," ucapnya sembari tersenyum.

Sementara itu, Ahmad Heryawan mengaku mengizinkan istrinya itu maju dalam kontestasi Pilgub Jabar. Namun, ia menyebut istrinya saat ini masih fokus menjadi anggota DPR RI Dapil Jabar VIII yang meliputi Kabupaten Cirebon, Indramayu, dan Kota Cirebon.

"Ngizinin, ngizinin. Tapi belum terlalu serius karena masih mengurus Dapil. Itu juga kan keterjadiannya beda jauh. Kalau Pilpres, Pileg kan Februari 2024. Kalau Pilgub kan November 2024," kata pria yang kerap disapa Aher.

Akan tetapi, Aher menyebut semua partai belum membahas Pilkada serentak karena masih fokus dengan Pilpres dan Pileg 2024.

"Partai belum ada yang serius soal Pilgub, karena semua partai politik di negeri ini sekarang sedang siap-siap menghadapi Pilpres dan Pileg 2024. Yang paling ramai tetap Pilpres, Pileg mengikuti," pungkasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

324 Hunian Layak untuk Warga Bantaran Rel Senen Rampung Juni 2026

Senin, 06 April 2026 | 18:15

Kasus Amsal Sitepu Harus jadi Refleksi Penegakan Hukum

Senin, 06 April 2026 | 17:59

WFH Jumat Tak Boleh Ganggu Produktivitas

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Putri Zulhas Ngaku Belum Tahu Gugatan Pengosongan Rumah

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Petinggi Tiga Travel Haji Dicecar KPK soal Perolehan Keuangan Tidak Sah

Senin, 06 April 2026 | 17:37

Konversi LPG ke Jargas

Senin, 06 April 2026 | 17:25

Prabowo Naikkan Target Bedah Rumah Tahun Ini Jadi 400 Ribu Unit

Senin, 06 April 2026 | 17:21

Impor Sparepart Pesawat dapat Insentif Bea Masuk Nol Persen

Senin, 06 April 2026 | 17:12

Sahroni Cabut Laporan Terhadap Influencer Indira dan Rena

Senin, 06 April 2026 | 16:59

PB Orado: Turnamen Domino Jatim Fondasi Menuju Kejurnas

Senin, 06 April 2026 | 16:55

Selengkapnya