Berita

Ketua Perhimpunan Persahabatan Indonesia-Maroko Teguh Santosa (kanan) bersama Duta Besar Maroko untuk Indonesia Ouadia Benabdellah/Ist

Sepak Bola

Versi Ketua Perhimpunan Persahabatan, Ini Tiga Faktor yang Muluskan Langkah Maroko di Piala Dunia 2022

SELASA, 13 DESEMBER 2022 | 19:16 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Keberhasilan tim nasional Kerajaan Maroko di arena Piala Dunia 2022 yang sedang berlangsung di Qatar mengundang decak kagum penggemar sepak bola di seluruh planet Bumi. Awalnya timnas Maroko dipandang sebagai salah satu tim lemah.

Namun pada kenyataannya, Maroko berhasil menembus babak empat besar setelah menjuarai grup F. Di babak 16 besar Maroko menghajar Spanyol, dan di babak delapan besar memaksa Portugal pulang.

Presiden Perhimpunan Persahabatan Indonesia-Maroko, Teguh Santosa, menilai, prestasi timnas Maroko sejauh ini dipengaruhi tiga faktor penting.


Pertama, katanya dalam perbincangan dengan redaksi, terkait dengan kemampuan pemain timnas Maroko dalam mengolah bola yang menyamai skill pemain-pemain Eropa. Sebabnya, tidak sedikit pemain timnas Maroko merumput di klub-klub papan atas Eropa.

Penjaga gawang yang murah senyum Yassine Bounou, misalnya, bermain untuk klub Sevilla di Spanyol. Selain Bounou, Youssef En-Nesyri juga bermain di klub itu.

Pemain belakang Achraf Hakimi lain lagi. Ia bermain di klub Paris Saint-Germain (PSG) Prancis yang juga merupakan “rumah” bagi sejumlah bintang di arena Piala Dunia 2022 seperti Lionel Messi (Argentina), Neymar Jr. (Brazil), dan Kylian Mbappe (Prancis).

Romain Saiss yang merupakan kapten timnas Maroko merumput di Besiktas, Turki. Pemain tengah Sofyan Amrabat yang berkepala plontos bermain di Fiorentina, Italia. Lalu Hakim Ziyech yang juga menjaga lini tengah bermain untuk Chelsea, Inggris.

Juga ada Selim Amallah yang bermain untuk Standard Liege, Belgia, dan Abde Ezzalzouli yang bermain untuk Osasuna, Spanyol.

“Ini membuat pemain timnas Maroko memiliki jam terbang dan kemampuan mengolah bola yang kurang lebih sama dengan pemain dari timnas negara-negara Eropa yang mereka hadapi,” ujar Teguh Santosa dalam perbincangan dengan redaksi Kantor Berita Politik RMOL.

"Saya menyambut gembira prestasi timnas Maroko di Piala Dunia 2022. Tentu tidak mudah untuk memasuki empat besar ini," katanya.

Dalam pertandingan semi final, Maroko akan menantang juara bertahan Prancis di Stadion Al Bayt, Kamis dinihari (15/12).

Teguh memimpin Perhimpunan Persahabatan Indonesia-Maroko sejak tahun 2010, dan telah beberapa kali berkunjung ke Maroko untuk sejumlah kegiatan, seperti observasi Sahara Maroko, memantau referandum, dan menjadi pembicara dalam seminar internasional.

Teguh juga pernah dua kali tampil di Komisi IV PBB di New York untuk memberikan dukungan pada status Western Sahara (Sahara Maroko)  sebagai bagian dari Kerajaan Maroko.  

Faktor kedua, sambung Teguh, pemain timnas Singa Atlas memiliki kecintaan yang luar biasa pada tanah air mereka. Mereka enggan melepas kewarganegaraan dan memilih untuk tampil membela Maroko walaupun dipandang sebelah mata.

“Kalau kita baca beberapa kisah, mereka memilih untuk pulang dan membela Maroko, walaupun sudah ada tawaran dari negara tempat mereka dibesarkan," tuturnya.

Sementara faktor ketiga, sambung Teguh, terkait dengan dukungan moral yang begitu besar dari masyarakat di negara-negara di kawasan Timur Tengah dan Afrika Utara atau Middle East and North Africa (MENA).

“Ini memberikan sumbangan yang tidak kecil," kata Teguh.

Dia menambahkan, moral dan mental pemain timnas Maroko juga tetap terjaga karena mereka menghadirkan orang-orang terdekat dengan mereka di keluarga, orang tua, saudara, dan kerabat lainnya.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

KPK Sita Aset Rp22 Miliar Milik Anwar Sadad, Mulai Rumah hingga SPBE

Rabu, 22 Juli 2026 | 20:42

UPDATE

Pencalonan Kaesang di Solo Raya Sinyal Perang Terbuka PSI vs PDIP

Senin, 27 Juli 2026 | 10:23

Araghchi Ancam Balas Serangan Ukraina ke Kapal Dagang Iran

Senin, 27 Juli 2026 | 10:23

Istana Tegaskan Mundurnya Perry Warjiyo Murni Keputusan Pribadi

Senin, 27 Juli 2026 | 10:13

Kejaksaan Harus Jawab Klaim Kriminalisasi Febrie dengan Bukti

Senin, 27 Juli 2026 | 10:04

KPK Dalami Aliran Dana yang Diduga Disiapkan Bupati Kuansing untuk Raja Juli

Senin, 27 Juli 2026 | 09:57

Penyaluran Bansos Lewat Kopdes Perlu SOP yang Ketat

Senin, 27 Juli 2026 | 09:51

IHSG Merah, Rupiah Ambruk ke Rp17.976 per Dolar AS Usai Gubernur BI Mundur

Senin, 27 Juli 2026 | 09:47

Kasatnarkoba Polres Tangsel Ditangkap Bareskrim

Senin, 27 Juli 2026 | 09:37

Pengamat: Sulit bagi Kaesang dan PSI Kuasai Solo Raya

Senin, 27 Juli 2026 | 09:34

Perjalanan Karier dan Rekam Jejak Perry Warjiyo di Kepemimpinan Bank Indonesia

Senin, 27 Juli 2026 | 09:25

Selengkapnya