Berita

Ketua Umum (Ketum) Kongres Aliansi Serikat Buruh Indonesia (KASBI), Nining Elitos/RMOL

Politik

Ketum KASBI: Kalau Presiden Tidak Mampu Batalkan KUHP Baru Silahkan Mundur

SABTU, 10 DESEMBER 2022 | 19:53 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP) baru yang telah disahkan DPR RI diminta untuk dibatalkan oleh Presiden Joko Widodo.

Ketua Umum (Ketum) Kongres Aliansi Serikat Buruh Indonesia (KASBI), Nining Elitos menyampaikan tuntutan itu usai menggelar aksi unjuk rasa di Tugu Patung Kuda Arjuna Wiwaha, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Sabtu (10/12).

"KUHP ini adalah membatasi masyarakat yang mengkritik berbagai macam regulasi kebijakan, perilaku para pejabat yang tidak lagi memberikan kepatuhan kepada hukum sehingga KUHP ini menjadi tuntutan utama kepada kepuasan," ujar Nining.


Dia menjelaskan, dalam KUHP terdapat pasal penghinaan presiden dan pejabat negara yang membatasi masyarakat untuk mengkritik kebijakan yang dikeluarkan kepala pemerintahan.

"Sebenarnya hak-hak dasar itu harusnya dilindungi oleh kekuasaan. Nah ini yang menjadi kenapa bertepatan dengan hari HAM kaki mendesak kepada pemerintah agar batalkan KUHP," katanya.

Maka dari itu, Nining meminta agar Presiden Jokowi untuk bisa membatalkan pengesahan KUHP baru. Jika hal itu tidak dilakukan, maka bukan tidak mungkin akan ada gelombang perlawanan dari rakyat.

"Kalau Presiden (Jokowi) tidak mampu (membatalkan KUHP baru) silahkan mundur, atau rakyat yang nantinya memaksakan untuk turun, kami sebagai masyarakat sipil (mengingatkan) agar perlu kehati-hatian," demikian Nining menambahkan. 

Populer

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Kasus OTT Pemalang: Anggota Polri yang Bertugas di KPK Jadi Tersangka

Kamis, 30 Juli 2026 | 10:29

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Changhong Perpanjang Garansi Produk Elektronik hingga 25 Tahun, Ini Rinciannya

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:22

Tim Satgas Hanura Mulai Safari Panaskan Mesin Partai Menuju Pemilu 2026

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:58

Jangan Cuma Pembeli, Indonesia harus jadi Pusat Ekonomi Syariah Dunia

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:51

Bank Lokal Tumbuh Pesat, Citi Pilih Tinggalkan Bisnis Ritel Global

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:38

Investasi Danantara Jadi Kunci Serap Tenaga Kerja

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:47

Seskab Teddy Tiga Besar Jajaran Menteri dengan Kinerja Terbaik

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:14

Elite PBNU Sibuk Urus Tambang, Gagal Pimpin Jam'iyah

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:30

Banteng Jakarta FC Bidik Juara Soekarno Cup 2026

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:26

30 Eks Bankir Citibank Wariskan Pelajaran Karier Lewat Buku Growing with Purpose

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 18:50

Besok, Dishub DKI Jakarta Launching 3 Terobosan Mobilitas Warga

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 18:18

Selengkapnya