Berita

Pengamat komunikasi politik Universitas Esa Unggul, M. Jamiluddin Ritonga/Net

Politik

Analisa Jamiluddin Ritonga, PAN Dilematis soal Dukungan Ganjar-Erick

KAMIS, 08 DESEMBER 2022 | 21:06 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Muncul kesanada perbedaan pendapat antara Ketum PAN Zulkifli Hasan dan Sekjennya Eddy Soeparno terkait pasangan capres yang akan diusung PAN.

Pandangan itu disampaikan pengamat komunikasi politik Universitas Esa Unggul, M. Jamiluddin Ritonga kepada Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (8/12).

Jamiludin mengamati, Ketum PAN Zulhas memang pernah menyatakan mendukung Ganjar Pranowo-Erick Thohir. Namun demikian, dukungan itu didasarkan banyaknya dukungan dari DPW PAN.


"Zulhas tidak menyatakan dukungan itu hasil keputusan DPP PAN," demikia analisa Jamiluddin.

Atas dasar itu, wajar kiranya kalau Sekjen PAN menyatakan dukungan kepada Ganjar-Erick baru sebatas wacana. Sebab, keputusan tertinggi di PAN memang belum ada terkait pasangan yang akan diusung.

Ia berpandangan,  pernyataan Sekjen PAN  tampaknya untuk menegaskan pernyataan Ketumnya mengenai maksud mendukung Ganjar-Erick. Ia berpendapat, Eddy berharap masyarakat tidak salah memahami maksud pernyataan ketumnya.

Dalam pandangan Jamiluddin, PAN memang dilematis dalam mengusung capres. Sebab, elitnya terkesan ingin mengusung Ganjar. Contohnya, elit PAN seperti Aria Bima.

"Hanya saja, keinginan elit PAN mengusung Ganjar terkesan tidak etis. Sebab  Ganjar kader PDIP, yang seharusnya ada tata kramanya bila ingin mengusungnya," pungkasnya.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

KPK Amankan Dokumen dan BBE saat Geledah Kantor Dinas Perkim Pemkot Madiun

Rabu, 28 Januari 2026 | 11:15

UPDATE

TNI AU Bersama RCAF Kupas Konsep Keselamatan Penerbang

Rabu, 04 Februari 2026 | 02:04

Jokowi Dianggap Justru Bikin Pengaruh Buruk Bagi PSI

Rabu, 04 Februari 2026 | 01:45

Besok Jumat Pandji Diperiksa Polisi soal Materi Mens Rea

Rabu, 04 Februari 2026 | 01:28

Penguatan Bawaslu dan KPU Mendesak untuk Pemilu 2029

Rabu, 04 Februari 2026 | 01:17

Musorprov Ke-XIII KONI DKI Diharapkan Berjalan Tertib dan Lancar

Rabu, 04 Februari 2026 | 00:56

Polisi Tetapkan Empat Tersangka Penganiaya Banser, Termasuk Habib Bahar

Rabu, 04 Februari 2026 | 00:41

DPR Minta KKP Bantu VMS ke Nelayan Demi Genjot PNBP

Rabu, 04 Februari 2026 | 00:17

Kejagung Harus Usut Tuntas Tipihut Era Siti Nurbaya

Selasa, 03 Februari 2026 | 23:49

Begini Alur Terbitnya Red Notice Riza Chalid dari Interpol

Selasa, 03 Februari 2026 | 23:25

Penerapan Notaris Siber Tak Optimal Gegara Terganjal Regulasi

Selasa, 03 Februari 2026 | 23:11

Selengkapnya