Berita

Ilustrasi/Net

Sepak Bola

3 Negara Kena Sanksi, FIFA Kantongi Setoran Lebih dari 1,6 M

KAMIS, 08 DESEMBER 2022 | 18:45 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Federasi sepak bola dunia, FIFA, menjatuhkan sanksi denda kepada 3 negara peserta Piala Dunia 2022. Dari denda yang dijatuhkan ke 3 negara tersebut, FIFA setidaknya mengantungi dana segar lebih dari Rp 1,6 miliar.

Tiga negara yang mendapat hukuman FIFA itu adalah Kroasia, Serbia, dan Arab Saudi.

Seperti dikutip Washington Post, Kamis (8/12), FIFA menjatuhkan denda kepada Kroasia usai fansnya menyerang kiper Kanada, Milan Borjan, secara verbal. Kiper yang punya darah Serbia itu jadi sasaran pelecehan suporter.


Atas ulah suporternya itu, Kroasia didenda 50 ribu swiss franc atau sekitar Rp 830 juta.

Sementara Serbia mendapat hukuman denda karena memasang spanduk bernada politis di ruang ganti mereka  sebelum laga melawan Brasil.

Spanduk yang tergantung di loker tim Serbia itu bergambar peta negara Kosovo, negara yang pernah menjadi bagian Serbia, dengan tulisan 'No Surrender'

Spanduk itu lantas dikeluhkan Federasi sepak bola Kosovo. FIFA pun akhirnya menjatuhkan denda sebesar 20 ribu swiss franc atau sekitar Rp 332,4 juta.

Terakhir, denda yang didapat Arab Saudi agak berbeda dengan dua negara di atas. Bukan karena ulah suporter atau aksi bernada politis, tapi karena permainan kasar para pemain Arab Saudi saat melawan Argentina dan Meksiko di fase grup.

Dalam dua laga tersebut, tim Arab Saudi menerima sedikitnya 6 kartu kuning. Alhasil, Arab dijatuhi pun diden denda Rp 498,7 juta oleh FIFA.

Total uang denda yang didapat FIFA dari tiga negara tersebut mencapai Rp 1,66 miliar. Wow.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Lie Putra Setiawan, Mantan Jaksa KPK Dipercaya Pimpin Kejari Blitar

Selasa, 13 Januari 2026 | 00:04

Pemangkasan Produksi Batu Bara Tak Boleh Ganggu Pasokan Pembangkit Listrik

Selasa, 13 Januari 2026 | 00:00

Jaksa Agung Mutasi 19 Kajari, Ini Daftarnya

Senin, 12 Januari 2026 | 23:31

RDMP Balikpapan Langkah Taktis Perkuat Kemandirian dan Ketahanan Energi Nasional

Senin, 12 Januari 2026 | 23:23

Eggi Sudjana-Damai Hari Lubis Ajukan Restorative Justice

Senin, 12 Januari 2026 | 23:21

Polri dan TNI Harus Bersih dari Anasir Politik Praktis!

Senin, 12 Januari 2026 | 23:07

Ngerinya Gaya Korupsi Kuota Haji

Senin, 12 Januari 2026 | 23:00

Wakapolri Tinjau Pembangunan SMA KTB Persiapkan Kader Bangsa

Senin, 12 Januari 2026 | 22:44

Megawati: Kritik ke Pemerintah harus Berbasis Data, Bukan Emosi

Senin, 12 Januari 2026 | 22:20

Warga Malaysia Ramai-Ramai Jadi WN Singapura

Senin, 12 Januari 2026 | 22:08

Selengkapnya