Berita

Dekan FISIP UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Prof. Dr. Ali Munhanif/Repro

Politik

Ali Munhanif: Kalau Parpol Tidak Direformasi, Kita Tidak Bisa Berharap Bagaimana Demokrasi di Masa Depan

KAMIS, 08 DESEMBER 2022 | 18:08 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Reformasi partai politik merupakan sebuah kebutuhan yang bersifat krusial jika melihat praktik demokrasi di Tanah Air dewasa ini.

Jika tidak, demokrasi Indonesia di masa mendatang akan terancam, mengingat demokrasi mengalami penurunan kualitas.

Begitu kata Dekan FISIP UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Prof. Dr. Ali Munhanif, MA acara The 15th Bali Democracy Forum bertajuk “Refleksi atas Menurunnya Kualitas Demokrasi di Asia Tenggara” pada Kamis (8/12).


“Reformasi politik belum terjadi pada reformasi parpol. Padahal partai adalah instrumen demokrasi paling utama. Maka kita juga percaya bahwa partai semestinya mendapatkan perhatian untuk reformasi,” kata Ali Munhanif.

“Mengapa? Tanpa reformasi perilaku partai maka kita juga akan tidak bisa berharap banyak bagaimana demokrasi di masa depan,” sambungnya.

Menurut Ali Munhanif, parpol harus direformasi akan bisa memperbaiki sistem pemerintahan yang lebih demokratis. Ini juga berdampak pada upaya menyejahterakan rakyat Indonesia.

“Yang mendambakan partisipasi publik transparansi, orientasi pada good governance, maupun orientasi pada kesejahteraan dan kemajuan masyarkat,” demikian Ali Munhanif.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Kejagung Diminta Awasi Ekstra Proyek Pembangunan IKN

Selasa, 22 September 2026 | 22:15

Suahasil Beberkan Tiga Jurus Perkuat Pengawasan Bea Cukai, Apa Saja?

Selasa, 22 September 2026 | 21:51

KPK Didesak Periksa Nusron agar Tak Muncul Spekulasi Liar

Selasa, 22 September 2026 | 21:21

Jangan Omon-omon, Pelaksanaan MBG Harus Dipersempit ke Daerah 3T

Selasa, 22 September 2026 | 21:21

Raja Juli Sepi, Muncul Nusron

Selasa, 22 September 2026 | 21:12

Pakai Amine System, SP-ABG Pertamina Turunkan CO2 pada Gas jadi 5%

Selasa, 22 September 2026 | 21:07

Selebgram Jule Hanya Pemakai Etomidate, Bukan Pengedar

Selasa, 22 September 2026 | 20:54

Wacana Pencalonan Presiden-Wapres Cukup Didukung Dua Fraksi Ingkari Putusan MK

Selasa, 22 September 2026 | 20:36

KPK Kembali Sita Mobil Vinna Ledy Anggraheni Hasil Pemberian Pengusaha

Selasa, 22 September 2026 | 20:18

Swing Voters dan Pilkades Bekasi 2026

Selasa, 22 September 2026 | 19:59

Selengkapnya