Berita

Warga korban gempa Cianjur di tenda pengungsian/Net

Nusantara

Dinsos Jabar Ingatkan Pengungsi Gempa Cianjur Tidak Timbun Bantuan

SELASA, 06 DESEMBER 2022 | 20:28 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Dinas Sosial Jawa Barat (Dinsos Jabar) menyatakan urusan pengungsi bukan perkara yang sederhana. Salah satunya soal bantuan, di mana masih terdapat warga yang menginformasikan belum mendapat bantuan apabila ada pejabat datang padahal bantuan sudah datang dari pihak lain.

Temuan itu diungkapkan Kepala Dinsos Jabar, Dodo Suhendar dalam acara diskusi “Jabar Gaspol Tanggap Bencana, Cianjur Pulih,” di Hotel Citarum, Bandung, Selasa (6/12).
“Karena melimpah, ada juga istri RW yang menimbun bantuan, ini dinamika,” kata Dodo.

Bukan hanya itu, Dodo mengatakan bahwa ada juga sebagian masyarakat yang menolak tenda pengungsian di lokalisir. Menurutnya, mereka lebih memilih mendirikan tenda mandiri di sawah atau kebun.

Bukan hanya itu, Dodo mengatakan bahwa ada juga sebagian masyarakat yang menolak tenda pengungsian di lokalisir. Menurutnya, mereka lebih memilih mendirikan tenda mandiri di sawah atau kebun.

"Mereka juga menolak diberi bantuan,” ujar Dodo seperti diberitakan Kantor Berita RMOLJabar, Selasa (6/12).

Temuan lainnya yang sampai ke Dinsos Jabar adalah adanya 450 pengungsi dari daerah terdampak eksodus ke daerah tidak terdampak. Hal itu terjadi pada pengungsi dari wilayah Cugenang ke Jamali.

“Ketika mereka eksodus kita bantu mereka, tapi warga di sana ada yang ikut mendirikan tenda dan jadi pengungsi, yang mampu pura-pura miskin untuk mendapat bantuan,” beber Dodo.

Oleh karena itu, pihaknya kini sudah menerjunkan tim layanan psikososial untuk mengurangi trauma para pengungsi. Kemudian, Dodo meminta bantuan yang berlimpah tidak dimanfaatkan pihak-pihak tidak bertanggung jawab untuk menimbun.

“Jangan ada yang menimbun, ini akan membuat informasi soal bantuan tidak merata muncul, kemarin sempat muncul juga fenomena warga mencegat bantuan,” ucapnya.

Ditambakan Dodo, manajemen logistik kebencanaan harus dikelola dengan baik dan tertata. Pasalnya, logistik masuk dari banyak pintu, namun pintu keluarnya juga banyak.
“Untung ada platform digital Pisodapur atau Pusat Informasi dan Koordinasi Gempa Cianjur yang dibuat Diskominfo,” jelasnya.

Data terakhir mencatat saat ini ada 114.683 warga mengungsi, sementara 42.033 rumah tercatat mengalami kerusakan.

Kendati demikian, Dodo mengklaim kondisi pengungsi korban gempa bumi Cianjur mulai tertata dengan baik. Terlebih saat ini sudah ada 14 dapur umum di 14 kecamatan yang  terdampak gempa. Satu dapur umum bisa memasok 70.000 nasi bungkus per hari untuk pengungsi.

Menurut Dodo, kerja sosial makin ringan karena anggota Tagana dari berbagai wilayah di Indonesia sudah turun ke Cianjur sejak dua pekan lalu. Pasokan makanan juga disebutnya berlimpah.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Haji Isam Temui Seskab Teddy, Bahas Investasi Pertambangan hingga Hilirisasi

Senin, 10 Agustus 2026 | 14:17

Kolombia Ubah Sikap, Kini Akui Kedaulatan Maroko atas Sahara

Senin, 10 Agustus 2026 | 14:02

KPK Periksa 2 ASN Pemkot Bengkulu dalam Pengembangan Kasus Suap Rejang Lebong

Senin, 10 Agustus 2026 | 14:01

Jelang Sidang Tahunan MPR, Pemerintah Matangkan Persiapan Pidato Kenegaraan Prabowo

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:56

Bitcoin Menguat Berkat Derasnya Aliran Dana ETF

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:49

Keamanan Data Pajak Jadi Prioritas Usai Kebakaran Bapenda

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:45

Destry Damayanti Resmi Jadi Calon Tunggal Gubernur BI

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:36

Kejagung Periksa 16 Saksi di Kasus BGN, 10 di Antaranya Direktur Perusahaan

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:32

Greenland Tolak Aktivitas Perusahaan AS di Tengah Ancaman Aneksasi Trump

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:27

Gibran Jadi Presiden Solusi atau Petaka?

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:26

Selengkapnya