Berita

Ilustrasi/Net

Nusantara

Di Aceh Ada 6.823 Perkara Perceraian Sepanjang 2022, 5.213 di Antaranya Istri Gugat Cerai Suami

SELASA, 06 DESEMBER 2022 | 16:42 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Kasus perceraian di Provinsi Aceh angkanya masih cukup tinggi. Menurut catatan Mahkamah Syari'ah (MS) Aceh dari Januari hingga Oktober 2022, ada 6.823 perkara perceraian di seluruh Aceh. Didominasi oleh istri menggugat cerai suami, yaitu sebanyak 5.213 perkara.

"Sedangkan untuk perkara cerai talak atau sang suami yang mengajukan perceraian tercatat sebanyak 1.610 perkara," ujar Ketua Mahkamah Syari'ah Aceh, H. Zulkifli Yus, melalui Panitera Muda Hukum Ilyas, kepada Kantor Berita RMOLAceh di Banda Aceh, Selasa (6/12).

Angka perceraian di Aceh, menurut Ilyas, memang setiap tahun terus meningkat dan lebih dominan oleh cerai gugat atau istri yang mengajukan gugatan.


Faktor penyebab dari cerai talak maupun cerai gugat, lanjut Ilyas, karena terjadi perselisihan dan pertengkaran terus menerus dalam rumah tangga. Alasan pertengkaran dan perselisihan, angkanya mencapai 4.471 dari 5.734 kasus atau setara dengan 90 persen.

"Faktor yang kedua yaitu salah seorang baik Istri maupun suami meninggalkan pasangan, kemudian ada juga faktor Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) , faktor ekonomi dan lain-lainnya," terang Ilyas.

Berdasarkan pekerjaan, cerai gugat yang diajukan para istri tersebut, kebanyakan berasal dari Ibu Rumah Tangga (IRT). Sisanya dari Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan pegawai swasta.

"Hampir semua kalangan, tapi yang lebih banyak memang dari IRT, lalu ada dari PNS juga, kemudian pegawai swasta, dan lain-lain," imbuhnya.

Ada tiga Mahkamah Syari'ah yang menangani kasus atau angka perceraian tertinggi sepanjang 2022. Yaitu Mahkamah Syari'ah Lhoksukon sebanyak 672 perkara. Kemudian disusul Mahkamah Syari'ah Kuala Simpang sebanyak 512 perkara, dan Mahkamah Syari'ah Idi sebanyak 442 perkara.

"Sedangkan untuk angka perceraian terendah ada di Mahkamah Syari'ah Sabang dengan total 55 perkara, yakni sebanyak 41 cerai gugat dan 14 perkara cerai talak," sebut Ilyas.

Menurut Ilyas, dari keseluruhan total 6.823 perkara perceraian ini, yang sudah diputuskan sebanyak 5.734 perkara. Rinciannya, 4.422 cerai gugat, 1.312 cerai talak, dan yang sedang berproses sebanyak 1.089 perkara.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Dicurigai Ada Kaitan Gibran dalam Proyek Sarjan di Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 00:40

UPDATE

Dana Asing Banjiri RI Rp2,43 Triliun di Akhir 2025

Sabtu, 03 Januari 2026 | 10:09

Pelaku Pasar Minyak Khawatirkan Pasokan Berlebih

Sabtu, 03 Januari 2026 | 09:48

Polisi Selidiki Kematian Tiga Orang di Rumah Kontrakan Warakas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 09:41

Kilau Emas Dunia Siap Tembus Level Psikologis Baru

Sabtu, 03 Januari 2026 | 09:19

Legislator Gerindra Dukung Pemanfaatan Kayu Hanyut Pascabanjir Sumatera

Sabtu, 03 Januari 2026 | 09:02

Korban Tewas Kecelakaan Lalu Lintas Tahun Baru di Thailand Tembus 145 Orang

Sabtu, 03 Januari 2026 | 08:51

Rekor Baru! BP Tapera Salurkan FLPP Tertinggi Sepanjang Sejarah di 2025

Sabtu, 03 Januari 2026 | 08:40

Wall Street Variatif di Awal 2026

Sabtu, 03 Januari 2026 | 08:23

Dolar AS Bangkit di Awal 2026, Akhiri Tren Pelemahan Beruntun

Sabtu, 03 Januari 2026 | 08:12

Iran Ancam Akan Targetkan Pangkalan AS di Timur Tengah Jika Ikut Campur Soal Demo

Sabtu, 03 Januari 2026 | 07:59

Selengkapnya