Berita

Tragedi kerusuhan di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur/Net

Publika

Kanjuruhan Menggugat: Liga 1 Berjalan, Transparansi Penegakan Hukum Dipertanyakan

OLEH: WENRY A. PUTRA*
SELASA, 06 DESEMBER 2022 | 12:26 WIB

PT Liga Indonesia Baru (LIB) akhirnya resmi melanjutkan kompetisi BRI Liga 1 Indonesia, tanpa kehadiran penonton atau suporter di stadion. Kepastian tersebut setelah Menko Polhukam Mahfud MD, Menpora Zainudin Amali, dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menggelar jumpa pers pada Senin sore kemarin.

Menko Polhukam beralasan, dilanjutkannya kompetisi BRI Liga 1 demi menyongsong masa depan persepakbolaan nasional.

Tidak mungkin masa depan persepakbolaan nasional menjadi lebih baik, jika Iwan Bule dan jajaran di bawahnya termasuk Komite Eksekutif sejak awal tidak secara ksatria mengakui bertanggung jawab atas jatuhnya 135 korban jiwa.


Bukankah, tidak profesional dan tidak bertanggung jawabnya PSSI tertuang dalam laporan TGIPF yang telah diserahkan Menkopolhukam kepada Presiden Jokowi?

Sedangkan, TGIPF dibentuk atas dasar kesadaran presiden untuk mengungkap tragedi 1 Oktober di Stadion Kanjuruhan yang menewaskan 135 orang.

Kita tidak ingin laporan TGIPF yang telah diserahkan kepada presiden, seolah-olah hanya menjadi tumpukan kertas tidak berguna yang kemudian dibuang ke tong sampah.

Meskipun Menko Polhukam menyebut proses hukum tetap berjalan, akan tetapiberkembang anggapan di masyarakat bila proses penegakan hukum tragedi kemanusiaan Kanjuruhan selama dua bulan ini sangat lambat dan bahkan tidak transparan.

*Inisiator Kolaboratif Taktik

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya