Berita

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo/Net

Politik

UMP Jateng Paling Rendah di Indonesia, PDIP Jadi Tak Leluasa Usung Ganjar pada 2024

SELASA, 06 DESEMBER 2022 | 10:58 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Upah Minimum Provinsi (UMP) tahun 2022 di Provinsi Jawa Tengah (Jateng) yang merupakan paling rendah di Indonesia menunjukkan Ganjar Pranowo tidak bekerja sebagai Gubernur.

Atas dasar itu, Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO), Dedi Kurnia Syah, menilai wajar apabila PDIP masih mempertimbangkan untuk mengusung Ganjar sebagai capres pada Pemilu 2024.

Alih-alih mengupayakan kenaikan upah untuk peningkatan kesejahteraan pekerja, Ganjar malah gemar pencitraan di media sosial (medsos).


“Kinerja yang buruk itu bisa menjadi bukti mengapa PDIP juga tidak leluasa mendukung Ganjar menuju Pilpres,” kata Dedi Kurnia saat berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL beberapa saat lalu di Jakarta, Selasa (6/12).

Menurut pengamat politik jebolan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta ini, PDIP diyakini akan selalu mempertimbangkan kualitas kader. Apalagi untuk diusung sebagai capres pada Pemilu 2024 nanti.

“PDIP masih menjaga marwah dengan melihat kinerja kader,” tuturnya.

Dedi menilai, Ganjar terlalu dimanjakan dengan elektabilitas dan popularitas, sehingga abai dengan kinerjanya di Jateng yang masih buruk. Pasalnya, Jateng yang juga menjadi provinsi dengan tingkat kemiskinan yang tinggi ini terasa tidak rasional. Mengingat Ganjar ada di pusat kekuasaan, Pulau Jawa.

“Kini, kembali terbukti dengan produktivitas pekerjanya yang rupanya justru berupah terendah? Situasi ini jelas menunjukkan Ganjar sama sekali tidak bekerja, ia membiarkan Jateng terbangun dengan sendirinya,” paparnya.

“Itulah sebab mengapa ada warganya yang membangun jalan sendiri, karena Ganjar tidak dapat diandalkan kecuali hanya soal popularitas dirinya di medsos, tidak lebih,” demikian Dedi Kurnia.

Pada tahun ini, provinsi dengan UMP tertinggi ditempati DKI Jakarta dengan Rp4.641.854 per bulan. Sementara UMP terendah adalah Provins Jawa Tengah, yakni Rp1.812.935 per bulan.

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

UPDATE

Fuad Bawazier: Kekayaan Alam Indonesia Dikuasai Segelintir Orang

Jumat, 19 Juni 2026 | 22:19

Nanik Deyang Langsung Ditelepon DPR Usai Didemo Mahasiswa

Jumat, 19 Juni 2026 | 22:08

Eks Dirjen Kuathan Emosional Bela Leonardi: Ini Perjuangan Negara

Jumat, 19 Juni 2026 | 21:53

Koperasi Karyawan Forwarder, Bukan Alat Konflik tapi Jembatan Keseimbangan

Jumat, 19 Juni 2026 | 21:37

Mahasiswa Bubarkan Diri Usai Bertemu Dasco Cs

Jumat, 19 Juni 2026 | 21:27

Fuad Bawazier Curiga Ada Penghambat di Lingkaran Istana

Jumat, 19 Juni 2026 | 21:19

IDEacraft Sulap Produk Dekorasi Rumah Menjadi Peluang Usaha Berkat Pemberdayaan BRI

Jumat, 19 Juni 2026 | 21:04

DPR Langsung Telepon Bahlil Menjawab Keresahan Mahasiswa

Jumat, 19 Juni 2026 | 20:35

Jalani Tes Kesehatan, Roy Suryo dan Dokter Tifa Selangkah Lagi ke Meja Hijau

Jumat, 19 Juni 2026 | 20:33

Penangkapan Roy Suryo dan Dokter Tifa Bukti Jokowi Sakti Mandraguna

Jumat, 19 Juni 2026 | 20:22

Selengkapnya