Berita

Dunia

Drone Ukraina Berhasil Tembus Lapangan Udara Ryazan dan Saratov, Tiga Tentara Rusia Tewas

SELASA, 06 DESEMBER 2022 | 07:24 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Sedikitnya tiga personil militer Rusia tewas dan terluka akibat serangan pesawat tak berawak Ukraina di dua pangkalan udara Rusia di wilayah Ryazan dan Saratov.

Selain korban tewas, Kementerian Pertahanan Rusia juga mengatakan ada dua pesawat mengalami kerusakan ringan akibat serangan tersebut

"Sejumlah drone jet buatan Soviet, terbang di ketinggian rendah, menargetkan aset penerbangan strategis jarak jauh di lapangan terbang Dyagilevo di Wilayah Ryazan dan lapangan terbang Engels di Wilayah Saratov," menurut kementerian, seperti dikutip dari RT, Selasa (6/12).

"Saat terdeteksi dan ditembak jatuh oleh pasukan, serakan puing-puingnya berdampak pada lapangan terbang dan merusak dua pesawat," lanjutnya.

"Tiga anggota militer terluka parah, dan kemudian tidak bisa diselamatkan, sementara empat lainnya dibawa ke rumah sakit militer untuk perawatan," tambah keterangan kementerian.

Pesawat tak berawak Ukraina sebelumnya telah menyerang markas Armada Laut Hitam di Sevastopol dan menargetkan angkatan laut Rusia di Krimea.

Lapangan terbang Dyagilevo berjarak lebih dari 500 km dari wilayah yang dikuasai Ukraina, sedangkan Engels berjarak sekitar 700 km.

Ukraina tidak secara langsung mengklaim bertanggung jawab. Jika memang melakukan serangan, itu adalah serangan militer terdalam yang pernah dilakukan di jantung Rusia sejak Moskow menginvasi pada 24 Februari.

Salah satu targetnya, pangkalan udara Engels di dekat kota Saratov, menampung pesawat pengebom yang merupakan bagian dari kekuatan nuklir strategis Rusia.

Populer

Ini Kronologi Perkelahian Anggota Brimob Vs TNI AL di Sorong

Minggu, 14 April 2024 | 21:59

Bupati Sidoarjo Gus Muhdlor Resmi Tersangka KPK

Selasa, 16 April 2024 | 07:08

KPK Ancam Pidana Dokter RSUD Sidoarjo Barat kalau Halangi Penyidikan Gus Muhdlor

Jumat, 19 April 2024 | 19:58

Rusia Pakai Rudal Siluman Rahasia untuk Bombardir Infrastruktur Energi Ukraina

Jumat, 12 April 2024 | 16:58

Pemberontak Menang, Pasukan Junta Ngacir Keluar Perbatasan Myawaddy

Kamis, 11 April 2024 | 19:15

Megawati Peringatkan Bakal Terjadi Guncangan Politik Setelah Jokowi Jadi Malin Kundang

Kamis, 11 April 2024 | 18:23

Tim Kecil Dibentuk, Partai Negoro Bersiap Unjuk Gigi

Senin, 15 April 2024 | 18:59

UPDATE

Bey Machmudin: Prioritas Penjabat Adalah Kepentingan Rakyat

Sabtu, 20 April 2024 | 19:53

Perketat Skrining, Hanya Calhaj Sehat Berangkat ke Tanah Suci

Sabtu, 20 April 2024 | 19:26

Gerindra Masih Kaji Figur Internal untuk Pilkada Pesawaran

Sabtu, 20 April 2024 | 18:52

Punya Catatan Buruk, Pengamat: Suharto Tak Layak Jadi Wakil Ketua MA

Sabtu, 20 April 2024 | 18:24

Jelang Putusan PHPU Pilpres 2024, Refly Harun Yakin Hakim MK Sedang Diintervensi

Sabtu, 20 April 2024 | 17:35

Diduga Buat Laporan Kampanye Fiktif, Partai Nasdem Kabupaten Lingga Terancam Diskualifikasi

Sabtu, 20 April 2024 | 17:31

Panglima TNI dan Kapolri Siap Amankan WWF ke 10 di Bali

Sabtu, 20 April 2024 | 17:18

Tim Hukum Ganjar-Mahfud: Selamatkan Indonesia, MK Harus Kabulkan Petitum Paslon 03

Sabtu, 20 April 2024 | 16:53

Jelang Putusan MK, Tim Hukum Paslon 01 dan 03 Gelar Diskusi Publik

Sabtu, 20 April 2024 | 16:14

Keliru Berantas Judi Online, Pemerintah Hanya Tutup Situsnya tapi Pelaku Dibiarkan Berkeliaran

Sabtu, 20 April 2024 | 15:51

Selengkapnya