Berita

Polisi Iran/Net

Dunia

Iran Bantah Sudah Bubarkan Polisi Moral

SENIN, 05 DESEMBER 2022 | 08:30 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Pemerintah Iran membantah laporan media yang menyebut polisi moral telah dibubarkan. Dinilai telah terjadi kesalahan pemahaman dari media-media asing.

Saluran berita yang dikelola pemerintah, Al Alam, pada Minggu (4/12) membantah adanya pembubaran polisi moral yang bertugas mengawasi dan menyebarkan budaya kesopanan dan hijab.

Laporan terkait pembubaran polisi moral atau yang dikenal secara resmi sebagai Gasht-e Ershad ini muncul pada Minggu, dengan mengutip komentar yang dibuat Jaksa Agung Iran Mohammad Jafar Montazeri pada sebuah konferensi agama pada Sabtu (3/12).


Menurut kantor berita semi-resmi ISNA, Montazeri ditanyai oleh salah satu peserta “mengapa polisi moralitas ditutup,” yang ditanggapi oleh Montazeri.

“Polisi moralitas tidak ada hubungannya dengan peradilan dan ditutup oleh orang yang sama yang mendirikannya/ Meski tentu saja, kejaksaan akan terus memantau perilaku sosial masyarakat,” jelasnya.

Menurut Al Alam, komentar Montazeri dikaitkan pada polisi moral tidak memiliki hubungan dengan peradilan, sehingga bukan dalam konteks dibubarkan.

“Tidak ada pejabat di Republik Islam Iran yang mengkonfirmasi pembubaran polisi moralitas," tulis Al Alam.

“Beberapa media asing telah mencoba mengkarakterisasi pernyataan jaksa agung sebagai penarikan Republik Islam dari (hukum) jilbabnya dan dipengaruhi oleh kerusuhan baru-baru ini,” tambahnya.

Polisi moral sendiri telah banyak menjadi kontroversi di Iran. Terbaru terkait dengan kematian Mahsa Amini, seorang perempuan Kurdi berusia 22 tahun yang meninggal dunia pada 19 September.

Mahsa Amini meninggal selang tiga hari setelah ditahan oleh polisi moral lantaran dianggap melanggar aturan berpakaian hijab. Kematiannya diyakini disebabkan oleh kekerasan yang dialaminya selama tahanan.

Kematian Mahsa Amini telah memancing kemarahan warga hingga meluncurkan aksi protes besar-besaran selama beberapa bulan terakhir di seluruh negeri.

Populer

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

UPDATE

KPK Panggil 13 Saksi Kasus Mantan Wamen Imipas Silmy Karim

Rabu, 24 Juni 2026 | 12:22

Gugatan PT KSS, Ahli Nilai Keputusan Kemenhub Timbulkan Konsekuensi Hukum

Rabu, 24 Juni 2026 | 12:21

Mengenal Taufik Hidayat, Lelaki Paling Kejam Abad Ini

Rabu, 24 Juni 2026 | 12:12

Laporan HAM PBB Sebut Israel Sengaja Targetkan Anak-Anak Palestina

Rabu, 24 Juni 2026 | 12:01

Jakarta 499 Tahun: Birokrasi Modern Belum Cukup Tanpa Perspektif HAM.

Rabu, 24 Juni 2026 | 12:00

BKKBN: 8,1 Juta Keluarga di Indonesia Berisiko Stunting

Rabu, 24 Juni 2026 | 11:41

Kisah Mantri Perempuan BRI Tempuh Pegunungan Toraja untuk Layani Nasabah di Wilayah 3T

Rabu, 24 Juni 2026 | 11:29

Konbes–Munas NU Ploso Diwarnai Aksi Intimidasi dan Motif Kepentingan Pribadi

Rabu, 24 Juni 2026 | 11:28

Prabowo Dianugerahi Lencana Emas Adi Bakti Tani-Nelayan Maha Utama

Rabu, 24 Juni 2026 | 11:24

KPK Panggil Mulyono di Kasus Suap Bupati Muara Enim Edison

Rabu, 24 Juni 2026 | 11:18

Selengkapnya