Berita

Wali Nanggroe Aceh, Malik Mahmud Al Haythar/RMOLAceh

Nusantara

Wali Nanggroe: Minta Jangan Ada yang Rusak Perjuangan dan Damai Aceh

SENIN, 05 DESEMBER 2022 | 01:50 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Perjuangan dan perdamaian Aceh jangan sampai dirusak dan terganggu dengan ulah orang-orang tidak bertanggungjawab.

Begitu dikatakan Wali Nanggroe Aceh, Malik Mahmud Al Haythar, saat berpidato dalam rangka Milad Gerakan Aceh Merdeka (GAM) di Blang Padang, Banda Aceh, Minggu (4/11).

"Apalagi dari pihak yang hanya mengambil keuntungan sesaat, dengan mengorbankan kepercayaan yang sudah kita bangun selama 17 tahun ini," kata Malik Mahmud dikutip Kantor Berita RMOLAceh.


Malik Mahmud menyebutkan, bahwa Aceh merupakan bangsa yang besar, pemberani yang tangguh dan mampu mengatasi tantangan zaman. Bahkan setiap tantangan yang silih berganti membuat Aceh lebih bersatu.

Menurutnya, untuk memelihara perdamaian dengan baik, maka Aceh sangat membutuhkan peran seluruh komponen rakyat Aceh. Peran itu termasuk untuk memperkuat persatuan dan kesatuan dalam membangun Aceh kedepan.

"Biar dunia melihat, Aceh adalah bagian dari belahan dunia yang mempunyai historis, sosial kultur yang tinggi dan mempunyai kesatuan yang berada dalam bingkai peradaban," ujarnya.

Selain itu, Malik Mahmud mengaku bangga dengan semua generasi Aceh yang secara langsung mampu menghadapi dua malapetaka besar yakni, konflik bersenjata yang berlangsung hampir 30 tahun. Selain itu juga mampu melewati bencana Tsunami yang sangat dasyat.

Seperti diberitakan sebelumnya, Pemerintah Aceh, TNI-Polri dan bekas kombatan Gerakan Aceh Merdeka (GAM) berbaur bersama dalam rangka memperingati Milad ke-46 GAM.

Turut hadir Penjabat (Pj) Gubernur Aceh, Achmad Marzuki, Wali Nanggroe Aceh, Malik Mahmud Al Haythar dan Ketua DPR Aceh, Saiful Bahri alias Pon Yaya.

Kemudian terlihat juga, Kapolda Aceh, Irjen Pol. Ahmad Haydar, Pangdam Iskandar Muda, Mayjen TNI Mohamad Hasan serta Kepala Kejaksaan Tinggi (Kejati) Aceh, Bambang Bachtiar.

Selain itu, juga turut hadir Wakil Ketua Komite Peralihan Aceh (KPA) Pusat, Kamaruddin Abubakar alias Abu Razak dan juga tamu undangan lainnya.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Merawat Tradisi Intelektual Mahasiswa Lewat Peluncuran Buku Pergerakan

Senin, 06 Juli 2026 | 03:59

Demokrasi Liberal dan Benteng Oligarki

Senin, 06 Juli 2026 | 03:43

ICX Realisasikan Buyback Rp71 Miliar Perkuat Sistem Tata Kelola

Senin, 06 Juli 2026 | 03:20

Polresta Bandara Soetta Bongkar Home Industry Vape Isi Ganja Beromzet Miliaran

Senin, 06 Juli 2026 | 02:59

Manifesto AJIP Bali: Ketika Pariwisata Kehilangan Arah

Senin, 06 Juli 2026 | 02:35

Perpres 111/2025 soal LGBT Ancaman Nirmiliter jadi Langkah Preventif Terukur

Senin, 06 Juli 2026 | 02:12

Nyali Semesta: Ali Khamenei dan Puncak Kepemimpinan Transendental

Senin, 06 Juli 2026 | 01:57

UMKM dan Budaya Minangkabau Bergaung di Malaysia

Senin, 06 Juli 2026 | 01:40

Jaksa telah Berubah Menjadi Pengacara Jokowi

Senin, 06 Juli 2026 | 01:20

Aiptu Sumaryanto jadi Korban Ketiga yang Gugur saat Gerebek Bandar Narkoba di Katingan

Senin, 06 Juli 2026 | 00:59

Selengkapnya