Berita

KSAL Laksamana Yudo Margono/Net

Pertahanan

Jabat Panglima TNI Tidak Sampai Setahun, Ini Saran untuk Laksamana Yudo Margono

MINGGU, 04 DESEMBER 2022 | 18:59 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Komisi I DPR RI telah menyetujui KSAL Laksamana Yudo Margono menjadi Panglima TNI menggantikan Jenderal Andika Perkasa. Persetujuan Komisi I itu merespons Surpres Jokowi yang mengusulkan Yudo menjadi calon tunggal Panglima TNI.

Pengamat intelijen, pertahanan dan keamanan Susaningtyas NH Kertopati menilai sosok Yudo adalah alumni AAL 1988 dengan pengalaman operasional yang lengkap. Sebab, tidak banyak Perwira Tinggi TNI AL yang pernah menjadi Komandan KRI sebanyak 7 kali mulai dari kapal patroli, hingga kapal frigate.

Selain itu, catatan Nuning, Yudo juga pernah menjadi Panglima sebanyak 3 kali, yakni Pangkolinlamil, Pangarmabar dan Pangkogabwilhan l.


"Sungguh prestasi jenjang jabatan yang mendekati sempurna," demikian kata Nuning kepada Kantor Berita Politik RMOL, Minggu petang (4/12).

Lebih lanjut, Nuning juga menyebutkan bahwa Yudo juga memiliki rekam jejak pendidikan cukup lengkap mulai dari Diklapa, Seskoal, Sesko TNI dan Lemhannas RI.

Apalagi, Laksamana TNI Yudo Margono juga memiliki pengalaman mengikuti berbagai latihan gabungan di dalam negeri dan latihan bersama di luar negeri.

Ia berpandangan, Yudo dikenal dekat dengan bawahan dan prajurit di bawah komandonya. Yudo juga dikenal kerap turun ke bawah bahkan menjangkau keluarga para prajurit.

Perempuan yang juga salah satu Ketua DPP Partai Perindo itu berharap, paparan Yudo di Komisi 1 DPR segera dapat diwujudkan. Ia optimis, Yudo akan dapat merealiasasikan visi itu meski hanya menjabat kurang dari setahun,

"Asalkan Panglima TNI mengerahkan perwira-perwira TNI cerdas, tangkas dan ahli untuk membantunya. Di TNI kini banyak perwira yang sudah meraih gelar Doktor, bahkan ada profesor yang masih aktif sebagai perwira TNI," jelas Nuning.

Nuning kemudian menyinggung beberapa masalah keamanan dalam negeri yang harus dihadapai, diantaranya: Papua, konflik komunal di daerah perbatasan dan tahun politik di depan mata.

Selain masalah dalam negeri, ada masalah terkait luar negeri antara lain peperangan modern, asimetris dan Siber, juga ada AUKUS , LCS, perang Rusia versus Ukraina.

"Dan efek dominonya diharapkan dapat diatasi dengan baik," pungkasnya.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Fenomena Embun Upas Dieng Muncul Lagi, Ini Perkiraan Waktu Puncaknya

Rabu, 10 Juni 2026 | 18:13

Pidato Bahlil di Depan Prabowo: Kekuasaan Itu Harus Direbut!

Rabu, 10 Juni 2026 | 18:10

Kejagung Pelajari Pengajuan Justice Collaborator Sony Sonjaya

Rabu, 10 Juni 2026 | 18:10

Ranking FIFA Indonesia Naik Lagi Usai Kalahkan Mozambik 1-0, Kini di Posisi 118 Dunia

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:57

Prabowo Dorong HIPMI Cetak Pengusaha Patriotik yang Peduli Rakyat

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:51

Bupati Muara Enim Suap ASN BPK untuk Tutup Temuan Audit

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:41

Kelas Menengah Paling Terdampak Kenaikan Pertamax

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:21

Bedah Rumah Warga, Wujud Nyata Pemasyarakatan Berdampak untuk Masyarakat

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:21

Prabowo Sering ke Luar Negeri karena Indonesia Disukai Banyak Negara

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:11

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Selengkapnya