Berita

Badan Intelijen Negara (BIN) bersama Satgas Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri fasilitasi korban gempa di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat/Ist

Nusantara

BIN Gandeng Dukcapil Buka Posko Pembuatan Dokumen Kependudukan Korban Gempa Cianjur

RABU, 30 NOVEMBER 2022 | 21:14 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Badan Intelijen Negara (BIN) bersama Satgas Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri fasilitasi korban gempa di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, guna menerbitkan kembali beragam dokumen kependudukan.

Penerbitan dokumen kependudukan ini diprioritaskan bagi para penyintas penghuni tenda-tenda pengungsian yang dibangun BIN di Desa Cijedil, Kecamatan Cugenang, Kabupaten Cianjur.

Kepala BIN Daerah Jawa Barat Brigjen TNI Ruddy Prasemilsa Mahks mengatakan, banyak para pengungsi yang dilanda kebingungan karena tidak memiliki lagi data diri dan dokumen kependudukan lainnya.

"Dengan kehadiran layanan ini, kita bisa memberikan kembali dokumen kependudukan yang sebenarnya memang milik mereka, baik KTP, Kartu Keluarga, akta kelahiran, hingga akta kematian," ujar Ruddy di Posko Bantuan Kemanusiaan BIN Cianjur, Rabu (30/11).

Tim Kemanusiaan BIN, lanjut Ruddy, memastikan proses penerbitan berbagai dokumen kependudukan berjalan baik dengan menyiapkan semua keperluan Satgas dan para penyintas.

"Sampai saat ini prosesnya masih berjalan, kemungkinan proses pendataan sudah hampir 70 persen, baik yang rusak, hilang maupun buat baru," terangnya.

Ditambahkan Pelaksana Tugas (Plt) Disdukcapil Jawa Barat, Indri Chandra, Tim Satgas Dukcapil Kemendagri Peduli Cianjur dibekali peralatan lengkap, antara lain mobile enrollment, alat cetak KTP, dan blanko KTP.

Hal ini, kata dia, tentunya memudahkan pembuatan dokumen kependudukan, sehingga masyarakat bisa mencetak dan mengambilnya secara langsung.

"Karena dokumen kependudukan ini adalah hak konstitusional setiap warga negara supaya masyarakat dapat mengakses pelayanan publik," pungkasnya.

Populer

Kabar Duka, Lieus Sungkharisma Meninggal Dunia

Selasa, 24 Januari 2023 | 22:59

Herman Khaeron Jamin Duet Anies-AHY Mampu Perbaiki Kondisi Negeri

Minggu, 22 Januari 2023 | 05:51

Ini Permintaan Terakhir Lieus Sungkharisma Sebelum Meninggal Dunia

Rabu, 25 Januari 2023 | 00:19

Syahganda Nainggolan: Lieus Sungkharisma Pejuang Tangguh

Selasa, 24 Januari 2023 | 23:19

Sengkarut Pertarungan Trah Soekarno, Lebih Layak Mega atau Guntur?

Selasa, 24 Januari 2023 | 08:17

Pimpin Jateng 9 Tahun Cuma Berhasil Pangkas 1 Juta Kemiskinan, Gimana jadi Presiden RI?

Senin, 23 Januari 2023 | 15:01

Amatan Rocky Gerung, Jokowi Sedang Preteli Kekuasaan Megawati

Minggu, 22 Januari 2023 | 09:17

UPDATE

PSI Gelar Hajatan HUT ke-8, Presiden Jokowi akan Datang

Selasa, 31 Januari 2023 | 09:40

Sentil Stafsus Sri Mulyani, Iwan Sumule: Rasio Utang Aljazair Lebih Tinggi, Tapi Bisa Gratis Banyak Hal

Selasa, 31 Januari 2023 | 09:37

Serangan Udara Hancurkan Konvoi Truk yang Berisi Senjata dari Iran

Selasa, 31 Januari 2023 | 09:13

Dukungan PKS-Demokrat Bisa Memicu Penjegalan Anies Baswedan Semakin Kencang

Selasa, 31 Januari 2023 | 09:03

Joe Biden Siap Akhiri Darurat Covid-19 AS pada 11 Mei

Selasa, 31 Januari 2023 | 08:56

Targetkan 75 Persen Suara, Gerindra Kota Bogor Optimistis Menangkan Prabowo pada Pilpres 2024

Selasa, 31 Januari 2023 | 08:53

Tim Kecil Yakin Presiden Jokowi Paham Alasan Surya Paloh Usung Anies

Selasa, 31 Januari 2023 | 08:34

China: Washington Penghasut Utama Krisis Ukraina

Selasa, 31 Januari 2023 | 08:28

Dukungan PKS untuk Anies Disambut Nasdem dengan Sukacita

Selasa, 31 Januari 2023 | 08:23

Philips PHK Enam Ribu Pegawai di Seluruh Dunia

Selasa, 31 Januari 2023 | 08:18

Selengkapnya