Berita

DPW Prima Papua menolak putusan TMS dalam tahapan verifikasi administrasi perbaikan/Ist

Politik

Tak Lolos Vermin Perbaikan, Ketua DPW Prima Papua: Ini Pembatasan Partisipasi Politik Orang Asli Papua

SELASA, 29 NOVEMBER 2022 | 17:55 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

RMOL.  Dinyatakan Tidak Memenuhi Syarat (TMS) oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) dalam tahapan verifikasi administrasi perbaikan pascakeputusan Bawaslu RI membuat Partai Rakyat Adil Makmur (Prima) meradang.

Pasalnya, Prima merasa punya andil dalam membangun konsolidasi di daerah konflik militer di Papua, yang berujung meningkatnya partisipasi politik rakyat dalam menyongsong Pemilu 2024,

Dalam putusan itu, Prima dianggap masih belum memenuhi syarat dokumen keanggotaan di 6 kabupaten di Provinsi Papua.


Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Prima Provinsi Papua pun menegaskan tidak dapat menerima keputusan sepihak oleh KPU tersebut.

Ketua DPW PRIMA Papua, Everistus Kayep mengatakan, berdasarkan koordinasi sebelumnya antara petugas penghubung dengan KPU setempat, Prima dinyatakan memenuhi syarat di beberapa kabupaten yang dianggap TMS.

Everistus mengungkapkan, berdasarkan informasi dari KPU setempat, di Kabupaten Merauke  ditemukan satu anggota Prima bermasalah dengan status ganda eksternal dan permasalahan itu berhasil diatasi dengan memberikan surat klarifikasi.

Hanya saja, kata Everistus, dalam proses rekapitulasi dari KPU kabupaten sampai ke KPU pusat yang awalnya Prima Memenuhi Syarat (MS) berubah menjadi TMS dengan kekurangan 10 anggota.

"Pada tanggal 20 dan 22 November 2022, DPK Prima Merauke kembali menghubungi pihak KPU Merauke, mereka tetap pada informasi awal bahwa Prima MS sesuai rekapan dari tingkat Kabupaten," ujar Everistus kepada Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (29/11).

Everistus menjelaskan, Prima merupakan satu-satunya partai nasional yang terasa seperti partai lokal di Papua. Struktur kepengurusan Prima dari tingkatan provinsi sampai kecamatan atau distrik diisi oleh Orang Asli Papua (OAP). Apalagi, masyarakat Papua sangat antusias dengan kehadiran Prima.

"Selama ini partai-partai lain di Papua dikuasai oleh bukan Orang Asli Papua," tegasnya.

Menurut Everistus, negara seharusnya mengapresiasi kerja-kerja politik yang dilakukan Prima dalam membantu mencari jalan keluar penyelesaian konflik Papua melalui konsep Dewan Rakyat Papua (DRP).

Konsep DRP yang digagas Prima telah memberi jalan penyelesaian konflik Papua dengan mengakomodir partisipasi politik OAP melalui Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten/Kota (DPRK).

Meski baru lahir, imbuh Everistus, Prima mampu membangun konsolidasi di daerah konflik militer di Papua sehingga meningkatkan partisipasi politik rakyat dalam menyongsong Pemilu 2024.

"Tetapi faktanya kerja keras Prima mencari jalan keluar penyelesaian konflik Papua tidak mendapat apresiasi dari negara," pungkasnya.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Kiprah Yadyn, Jaksa yang Antar Febrie Adriansyah ke KPK

Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:55

UPDATE

Kopilot Malaysia Ngaku Diupah Rp220 Juta Selundupkan 26 Kg Ekstasi ke Jakarta

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 00:20

Merdeka dalam Keserakahan: Ilusi Kemerdekaan di Usia 81 Tahun

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 00:02

Polda Metro Masih Selidiki Dugaan Pencabulan oleh Oknum Pendeta

Jumat, 31 Juli 2026 | 23:52

Loyalis Anies Dicecar KPK soal Jual Beli Properti di Kasus TPPU Rita Widyasari

Jumat, 31 Juli 2026 | 23:25

Begini Respons Deddy Sitorus Usai Dilaporkan KWP ke MKD

Jumat, 31 Juli 2026 | 23:02

Warga Tuban Terdampak Debu Pabrik, Semen Indonesia Mangkir Dipanggil DPRD

Jumat, 31 Juli 2026 | 22:11

Terjang Ombak, Dedikasi Mantri BRI Buka Jalan Akses Finansial Pulau Seram

Jumat, 31 Juli 2026 | 22:02

Bea Cukai Ciduk Kopilot Kurir Narkoba, Duit Negara Rp207,9 Miliar Selamat

Jumat, 31 Juli 2026 | 21:41

Transformasi Danantara Dongkrak Pendapatan Telkom hingga Tembus Rp75,9 Triliun

Jumat, 31 Juli 2026 | 21:22

Polda Metro Jaya Cokok 728 Tersangka Curanmor

Jumat, 31 Juli 2026 | 21:06

Selengkapnya