Berita

Presiden Jokowi saat bersama puluhan ribu relawannya di Stadion Gelora Bung Karno, Sabtu (26/11)/RMOL

Politik

Fenomena Relawan di GBK Bentuk Frustasi Jokowi Gagal Tekan Megawati

SELASA, 29 NOVEMBER 2022 | 15:41 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Kegiatan Gerakan Nasional Bersatu yang merupakan mobiliasi para relawan di Stadion Gelora Bung Karno (GBK) dinilai sebagai sikap frustasi Presiden Joko Widodo yang tidak bisa menekan Ketua Umum DPP PDIP Perjuang dalam menentukan calon presiden PDI Perjuangan.

Pandangan itu disampaikan pengamat politik Uchok Sky Khadafi kepada wartawan, Selasa (29/11).

Menurut Direktur Utama Center For Budget Analisis (CBA) ini mobilisasi relawan Jokowi di GBK beberapa hari lalu menunjukkan upaya politik menghibur diri dan bisa dimaknai sebagai sikap frustasi. Tujuannya, menutupi fakta bahwa Jokowi merupakan tokoh politik yang tidak kuat di PDIP.


"Untuk menutupi kenyataan bahwa ia tidak punya kuasa menentukan calonnya untuk diusung oleh PDIP," demikian pandangan Uchok.

Padahal, kata Uchok, publik sudah memahami bahwa unsur relawan dalam sebuah kontestasi politik pemilihan presiden tidak memiliki legal standing dalam hal pengusungan capres-cawapres.

Dalam pandangan Uchok, dengan mengerahkan sekian ribu relawan, Presiden Jokowi seolah ingin menunjukkan bargaining ke PDIP bahwa seolah-olah rakyat masih di belakangnya dan memberikan dukungan kepada siapapun calon yang dikehendaki.

"Meski nyatanya, yang dimobilisasi itu juga banyak yang bisa dipertanyakan apakah mereka benar-benar relawan atau "mobilisasi" yang dibiayai," jelas Uchok.

Saran Uchok, Jokowi harus menyadari bahwa partai juga punya kepentingan politik dan tidak mau dikerdilkan oleh mobilisasi relawan.

"Terlebih PDIP sebagai partai yang punya tiket untuk mengajukan pasangan capres-cawapres di Pilpres 2024 mendatang," pungkas Uchok.

Populer

Menyorot Nuansa Politis Penetapan Direksi Pelindo

Senin, 02 Maret 2026 | 06:59

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Rusia dan China akan Dukung Iran dari Belakang Layar

Minggu, 01 Maret 2026 | 04:20

Kecelakaan Moge di Kulon Progo, Istri Bos Rokok HS Meninggal

Senin, 02 Maret 2026 | 18:54

Jokowi Lebih Jago dari Shah Ruh Khan soal Main Drama

Senin, 23 Februari 2026 | 03:31

KAI Wisata Hadirkan Kereta Panoramic Rute Jakarta–Yogyakarta dan Solo

Sabtu, 28 Februari 2026 | 15:37

UPDATE

Nina Agustina Tinggalkan PDIP, lalu Gabung PSI

Kamis, 05 Maret 2026 | 16:10

KPK Panggil Pimpinan DPRD Madiun Ali Masngudi

Kamis, 05 Maret 2026 | 16:08

Bareskrim Serahkan Rp58 Miliar ke Negara Hasil Eksekusi Aset Judol

Kamis, 05 Maret 2026 | 15:53

KPK Panggil Lima Orang terkait Korupsi Pemkab Lamteng, Siapa Saja?

Kamis, 05 Maret 2026 | 15:26

Dua Pengacara S&P Law Office Dipanggil KPK

Kamis, 05 Maret 2026 | 15:20

Legislator PKS: Bangsa yang Kuat Mampu Produksi Kebutuhan Pokok Sendiri

Kamis, 05 Maret 2026 | 15:16

Perketat Pengawasan Transportasi Mudik

Kamis, 05 Maret 2026 | 15:09

Evakuasi WNI dari Iran Harus Lewati Jalur Aman dari Serangan

Kamis, 05 Maret 2026 | 15:02

BPKH Gelar Anugerah Jurnalistik 2026, Total Hadiah Rp120 Juta

Kamis, 05 Maret 2026 | 15:01

TNI Tangani Terorisme Jadi Ancaman Kebebasan Sipil

Kamis, 05 Maret 2026 | 15:00

Selengkapnya