Berita

Presiden Joko Widodo/Net

Politik

Hasil Survei LSI, Pemilih Non Muslim Paling Mendengar Arahan Jokowi Soal Capres

KAMIS, 24 NOVEMBER 2022 | 16:18 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Pemilih non muslim disebut lebih mendegarkan arahan Presiden Joko Widodo terkait dengan siapa pasangan capres dan cawapres yang harus didukung pada Pilpres 2024 mendatang.

Sebagaimana hasil survei yang dilakukan oleh Lembaga Survei Indonesia (LSI) Denny JA, ternyata efek dukungan dari Jokowi untuk segmen pemilih non muslim sangat mempengaruhi kemenangan capres-cawapres.

“Dalam segmen agama paling besar, di segmen agama non-Islam sebesar 6,1 persen,” kata Direktur KCI-LSI Denny JA, Adjie Alfaraby dalam keterangan tertulis yang diterima Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (24/11).


Meskipun, tambah Adjie, efek dukungan atau endorsement Jokowi kepada perubahan elektabilitas pasangan calon presiden (capres) tidak besar. Karena, efek dukungannya kurang dari dua persen.

"Ketika persaingan kompetitif (selisih kurang dari 2 persen), dukungan Jokowi bisa mengubah pemenang. Ketika persaingan margin besar (selisih lebih dari 3 persen), dukungan Jokowi tidak mengubah pemenang," ungkap Adjie.

Untuk survei kali ini kata Adjie, pasangan Ganjar-AH unggul di atas pasangan lainnya, yakni di atas 3 persen. Sementara itu, pasangan capres manapun yang didukung Jokowi, pasangan Ganjar-AH tetap unggul.

"Demikianlah salah satu temuan penting dari survei nasional terbaru LSI Denny JA. Data dan analisa didasarkan pada survei nasional dan riset kualitatif pada tanggal 10-19 Oktober 2022," kata Adjie.

Survei nasional ini melibatkan 1.200 responden di 34 Provinsi di Indonesia. Wawancara dilaksanakan secara tatap muka (face to face interview). Margin of error (Moe) survei ini adalah sebesar kurang lebih 2,9 persen. Riset kualitatif dilakukan dengan analis media, Focus Group Discussion (FGD), dan indepth interview.
 


Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

UPDATE

Serap Aspirasi Warga Pandeglang, Arif Rahman Kawal Sektor Pertanian dan Perikanan

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 10:14

Hormati Putusan MK, Komisi X DPR Minta Pendidikan dan MBG Tetap Jalan Beriringan

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 09:57

Harga Minyak Dunia Catat Kenaikan Bulanan Terbesar Sejak Maret

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 09:51

Emas Antam Anjlok Rp20 Ribu, Satu Gram Jadi Rp2,6 Juta

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 09:41

Kesiapan Fasilitas Zikir Kebangsaan Monas: Dari Ambulans Hingga Ratusan Ribu Konsumsi

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 09:34

K-SIGN Rote Ndao Dipacu Jadi Pilar Swasembada Garam Nasional

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 09:15

Harga Logam Mulia Terkoreksi Meski Mampu Akhiri Tren Penurunan

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 09:02

Dul Mungkin Tak akan Naik Bus Malam Lagi Setelah Ketahuan Bawa Sabu

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 08:45

Arab Saudi Sambut Kesepakatan Pelucutan Senjata di Gaza, Israel Harus Mundur

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 08:34

Ramai Mal Pasang Pagar Tinggi di Tengah Situasi Kamtibmas Kondusif

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 08:23

Selengkapnya