Berita

Dunia

FIFA Ancam Cabut Hak Siar Piala Dunia 2022 untuk Thailand

KAMIS, 24 NOVEMBER 2022 | 14:49 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Publik Thailand terancam tidak bisa menikmati siaran televisi Piala Dunia Qatar 2022 setelah FIFA mengancam akan mencabut hak siar di kerajaan itu.

Keterangan tersebut disampaikan Otoritas Olahraga Thailand (SAT) pada Rabu (23/11) waktu setempat, menyusul peringatan FIFA bahwa akses transmisi Thailand juga digunakan di negara lain.

"FIFA mengancam akan menghentikan penyiaran pertandingan final Piala Dunia 2022 Thailand jika kerajaan itu gagal memenuhi standar enkripsi sinyal penyiaran," kata SAT, seperti dikutip dari Bangkok Post, Kamis (24/11).

Peringatan tersebut bertepatan dengan dirilisnya sebuah foto oleh Khaen Sarika, seorang kolumnis populer Thailand, yang memperlihatkan para penggemar Piala Dunia di Laos bersorak untuk tim favorit mereka di layar TV. Ini terlepas dari fakta bahwa Laos tidak memiliki hak untuk menyiarkan salah satu pertandingan tersebut.

Menyikapi ancaman tersebut, Gubernur SAT Kongsak Yodmanee telah meminta Komisi Penyiaran dan Telekomunikasi Nasional (NBTC) untuk memastikan semua pihak secara ketat mengikuti standar enkripsi transmisi penyiaran FIFA.

"FIFA telah meminta SAT untuk secara ketat mengenkripsi transmisi over-the-airnya setidaknya dengan standar minimum yang disebut "BISS CA Director" atau "Power/u", kata Kongsak.

Dia mengatakan, jika Thaicom Plc dan penyedia layanan set-top box (STB) tidak dapat menggunakan BISS 1 Simultcrypt seperti yang mereka lakukan sekarang, Thailand akan kehilangan hak siar Piala Dunia.

Populer

Kabar Duka, Lieus Sungkharisma Meninggal Dunia

Selasa, 24 Januari 2023 | 22:59

Herman Khaeron Jamin Duet Anies-AHY Mampu Perbaiki Kondisi Negeri

Minggu, 22 Januari 2023 | 05:51

Ini Permintaan Terakhir Lieus Sungkharisma Sebelum Meninggal Dunia

Rabu, 25 Januari 2023 | 00:19

Syahganda Nainggolan: Lieus Sungkharisma Pejuang Tangguh

Selasa, 24 Januari 2023 | 23:19

Sengkarut Pertarungan Trah Soekarno, Lebih Layak Mega atau Guntur?

Selasa, 24 Januari 2023 | 08:17

Pimpin Jateng 9 Tahun Cuma Berhasil Pangkas 1 Juta Kemiskinan, Gimana jadi Presiden RI?

Senin, 23 Januari 2023 | 15:01

Amatan Rocky Gerung, Jokowi Sedang Preteli Kekuasaan Megawati

Minggu, 22 Januari 2023 | 09:17

UPDATE

Meluas, bank bjb Gelar Workshop Bisnis PESATkan UMKM di Palembang

Selasa, 31 Januari 2023 | 10:26

Lewat Diklatnas, Hima Persis Berharap Kader Peka dengan Martabat Manusia

Selasa, 31 Januari 2023 | 10:25

Presiden Terpilih Ceko Siap Tingkatkan Kerja Sama dengan Taiwan

Selasa, 31 Januari 2023 | 09:53

PSI Gelar Hajatan HUT ke-8, Presiden Jokowi akan Datang

Selasa, 31 Januari 2023 | 09:40

Sentil Stafsus Sri Mulyani, Iwan Sumule: Rasio Utang Aljazair Lebih Tinggi, Tapi Bisa Gratis Banyak Hal

Selasa, 31 Januari 2023 | 09:37

Bolsonaro Ajukan Visa Turis di AS, Hindari Penyelidikan Kerusuhan Brasilia?

Selasa, 31 Januari 2023 | 09:28

Serangan Udara Hancurkan Konvoi Truk yang Berisi Senjata dari Iran

Selasa, 31 Januari 2023 | 09:13

Dukungan PKS-Demokrat Bisa Memicu Penjegalan Anies Baswedan Semakin Kencang

Selasa, 31 Januari 2023 | 09:03

Joe Biden Siap Akhiri Darurat Covid-19 AS pada 11 Mei

Selasa, 31 Januari 2023 | 08:56

Targetkan 75 Persen Suara, Gerindra Kota Bogor Optimistis Menangkan Prabowo pada Pilpres 2024

Selasa, 31 Januari 2023 | 08:53

Selengkapnya