Berita

Angkatan Laut/Net

Politik

Saiful Anam: Jangan Pilih Kasih, Saatnya AL Diberi Jatah Pimpin TNI  

SELASA, 22 NOVEMBER 2022 | 12:30 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Gejolak di internal TNI akan terjadi jika Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Yudo Margono tidak diberikan kesempatan untuk diangkat menjadi Panglima TNI menggantikan Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa yang akan pensiun pada tahun ini.

"Soal pergantian Panglima TNI, saya kira akan ada gejolak di dalam tubuh TNI apabila KSAL tidak diberikan kesempatan untuk diangkat menjadi Panglima," ujar Direktur Pusat Riset Politik, Hukum dan Kebijakan Indonesia (PRPHKI), Saiful Anam kepada Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (22/11).

Menurut akademisi Universitas Sahid Jakarta ini, jika TNI AL tidak diberikan kesempatan menjadi Panglima TNI, maka matra tersebut akan merasa dianaktirikan.


"Terlebih lagi KSAL sudah cukup bersabar selama periode Jokowi, TNI AL belum pernah mendapatkan jatah sebagai panglima," kata Saiful.

Saiful menilai, bukan hanya menyangkut soal keseriusan Presiden Joko Widodo dalam upaya membangun poros maritim dunia, namun juga soal potensi gejolak dalam tubuh TNI.

"Jangan sampai ada terkesan pilih kasih dalam TNI, sehingga akan berakibat kepada hal-hal yang tentunya tidak diinginkan oleh kita semua. Kalau mau adil sudah saatnya TNI AL diberikan juga hak yang sama untuk dapat memimpin TNI. Sudah cukup sabar saya melihat TNI AL menunggu jatah sebagai panglima," jelas Saiful.

Bahkan kata Saiful, TNI AL rela dilangkahi oleh TNI Angkatan Darat (AD) dalam hal ini Jenderal Andika Perkasa. TNI AL bahkan loyal kepada apa yang menjadi pilihan presiden.

"Sudah saatnya Presiden Jokowi memberikan kesempatan kepada TNI AL untuk dijadikan sebagai Panglima, sehingga poros maritim dunia tidak hanya dijadikan slogan, tapi menjadi bagian yang harus direalisasikan," pungkas Saiful.

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Fuad Hasan Punya Peran Sentral Skandal Korupsi Kuota Haji

Kamis, 09 April 2026 | 16:31

UPDATE

Analis Ungkap 3 Faktor Penentu Reshuffle Kabinet di Era Prabowo Subianto.

Sabtu, 18 April 2026 | 09:43

Harga BBM Non Subsidi Naik, Perrtamax dan Dexlite Nyaris Rp24 Ribu per Liter

Sabtu, 18 April 2026 | 09:18

Menuju Kuartal II-2026: Sektor Furnitur Siap Ambil Alih Kendali Pertumbuhan

Sabtu, 18 April 2026 | 09:08

Harga Emas dan Perak Kompak Menguat di Penutupan Pekan

Sabtu, 18 April 2026 | 08:47

Trump Kembali Kecam NATO, Tegaskan AS Tak Butuh Bantuan di Selat Hormuz

Sabtu, 18 April 2026 | 08:30

Harga Minyak Anjlok setelah Hormuz Dibuka

Sabtu, 18 April 2026 | 08:17

Wall Street Hijau: Nasdaq Terbang Tinggi

Sabtu, 18 April 2026 | 08:03

Sempat Viral, Ini Fakta di Balik Visual Balita pada Kemasan AMDK

Sabtu, 18 April 2026 | 07:55

Bursa Eropa Menghijau Efek Pembukaan Kembali Selat Hormuz

Sabtu, 18 April 2026 | 07:41

Hormuz Dibuka tapi AS Tetap Menekan Iran

Sabtu, 18 April 2026 | 07:18

Selengkapnya