Berita

Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres/Net

Dunia

Uji Coba Rudal Dikecam Sekjen PBB, Korut: Antonio Guterres Boneka AS

SENIN, 21 NOVEMBER 2022 | 10:13 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Korea Utara menyatakan kekecewaan terhadap Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) Antonio Guterres yang dinilai telah memihak pada Amerika Serikat (AS).

Menteri Luar Negeri Korea Utara Choe Son Hui mengatakan kecaman Guterres pada Pyongyang atas peluncuran rudal balistik antarbenua (ICBM) tidak mencerminkan prinsip Piagam PBB, yaitu menjaga ketidakberpihakan, objektivitas, dan kesetaraan.

"Penyesalan saya yang kuat atas fakta bahwa Sekjen PBB telah mengambil sikap yang sangat tercela," ujarnya dalam pernyataan yang diunggah KCNA, Minggu (20/11).


Selain kecaman, Guterres juga mendesak Korea Utara menghentikan tindakan provokatif lebih lanjut.

Hal itu, kata Choe, menunjukkan bahwa Guterres merupakan "boneka AS".

"Kami baru-baru ini memperingatkan Sekjen PBB untuk mempertimbangkan masalah semenanjung Korea atas dasar ketidakberpihakan dan objektivitas," tegasnya Choe.

Lebih lanjut, ia juga menekankan kembali bahwa uji coba yang dilakukan oleh Korea Utara merupakan upaya pertahanan diri di tengah lingkungan keamanan Semenanjung Korea yang mengkhawatirkan oleh AS dan sekutu.

"Namun demikian, sekjen PBB mengalihkan kesalahan atas kasus tersebut ke RRDK daripada ke AS," pungkasnya, merujuk pada Republik Rakyat Demokratik Korea.

Korea Utara melakukan uji coba ICBM Hwasong-17 yang dikenal sebagai "rudal monster" pada Jumat (17/11).

Rudal itu terbang 1.000 kilometer pada ketinggian 6.100 km, hanya sedikit lebih rendah dari ICBM yang ditembakkan Pyongyang pada 24 Maret, dan tampaknya merupakan uji coba paling kuat di Korea Utara.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Andre Rosiade Sambangi Bareskrim Polri Usai Nenek Penolak Tambang Ilegal Dipukuli

Senin, 12 Januari 2026 | 14:15

Cuaca Ekstrem Masih Akan Melanda Jakarta

Senin, 12 Januari 2026 | 14:10

Bitcoin Melambung, Tembus 92.000 Dolar AS

Senin, 12 Januari 2026 | 14:08

Sertifikat Tanah Gratis bagi Korban Bencana Bukti Kehadiran Negara

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

KPK Panggil 10 Saksi Kasus OTT Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

Prabowo Terharu dan Bangga Resmikan 166 Sekolah Rakyat di Banjarbaru

Senin, 12 Januari 2026 | 13:52

Kasus Kuota Haji, Komisi VIII Minta KPK Transparan dan Profesional

Senin, 12 Januari 2026 | 13:40

KPK Periksa Pengurus PWNU DKI Jakarta Terkait Dugaan Korupsi Kuota Haji

Senin, 12 Januari 2026 | 13:12

Prabowo Tinjau Sekolah Rakyat Banjarbaru, Ada Fasilitas Smartboard hingga Laptop Persiswa

Senin, 12 Januari 2026 | 13:10

Air Naik hingga Sepinggang, Warga Aspol Pondok Karya Dievakuasi Polisi

Senin, 12 Januari 2026 | 13:04

Selengkapnya