Berita

Ilustrasi UMP/RMOLNetwork

Politik

FSPMI dan KSPI Minta Pemerintah Aceh Naikan UMP 2023 hingga 13 Persen

SENIN, 21 NOVEMBER 2022 | 06:14 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) dan Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) meminta Pemerintah Aceh menaikan Upah Minimum Provinsi (UMP) tahun 2023 hingga 13 persen.

"Adapun bernegosiasi terhadap nilai kenaikan diiringi 10 persen hingga 13 persen," Ketua DPW FSPMI dan KSPI Provinsi Aceh, Habibi Inseun, kepada Kantor Berita RMOLAceh, Ahad (20/11).

Namun yang terjadi saat ini, menurut Habibie, pemerintah memberi gambaran hanya ada kenaikan 1-2 persen. Hal ini membuat pihaknya semakin pesimis.


"Seharusnya ini menjadi perhatian, sehingga penetapan UMP dapat dipertimbangkan sebagaimana harapan pekerja," ujarnya.

Menurut Habibie, saat kenaikan upah ditetapkan, hal tersebut tentu akan berdampak bagi ekonomi di Aceh yang semakin baik karena daya beli masyarakat juga semakin meningkat.

Di sisi lain, terkait dengan penetapan UMP tahun 2023 telah disuarakan dalam sejumlah aksi buruh baik itu ke pemerintah maupun ke wakil rakyat.

Pada 2021, kata Habibie, nyaris tidak ada kenaikan UMP akibat pandemi Covid-19. Saat itu serikat pekerja dan serikat buruh prihatin. Sehingga pelaku usaha tidak mengalami resistansi terhadap penetapan UMP tahun 2021 yang ditetapkan tahun 2020.

Selain itu, Habibie menyayangkan UMP 2022 yang ditetapkan pada 2021 khusus Aceh kenaikan hanya Rp1.400. Saat itu terjadi penolakan dan serikat buruh melakukan gugatan ke Pengadilan Tata Usaha Negeri (PTUN) terhadap keputusan Gubernur Aceh tersebut.

"Selanjutnya untuk menetapkan UMP 2023 pemerintah telah mengunakan formulasi Undang-undang (UU) nomor 11 tahun 2020 tentang cipta kerja dan Peraturan Pemerintah (PP) nomor 36 tahun 2021," ujar dia.

Oleh karena itu, Habibie meminta Pj Gubernur Aceh untuk pertimbangkan usulan serikat buruh dan serikat pekerja yang disampaikan melalui aksi-aksi ataupun yang disampaikan secara khusus di dalam rekomendasi adanya pertimbang kenaikan upah yang menuju kepada upah layak.

Lanjut Habibie, pada prinsipnya dalam UUD 45 pasal 27 ayat 2, setiap warga negara berhak mendapatkan pekerjaan dan kehidupan yang layak bagi kemanusian serta tercukupi maupun membantu pemberantasan kemiskinan.

"Jangan sampai orang bekerja namun miskin, seharusnya mereka mendapatkan upah yang layak dan terlindungi hak-hak lainnya," tandas Habibie.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Dicurigai Ada Kaitan Gibran dalam Proyek Sarjan di Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 00:40

UPDATE

Dana Asing Banjiri RI Rp2,43 Triliun di Akhir 2025

Sabtu, 03 Januari 2026 | 10:09

Pelaku Pasar Minyak Khawatirkan Pasokan Berlebih

Sabtu, 03 Januari 2026 | 09:48

Polisi Selidiki Kematian Tiga Orang di Rumah Kontrakan Warakas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 09:41

Kilau Emas Dunia Siap Tembus Level Psikologis Baru

Sabtu, 03 Januari 2026 | 09:19

Legislator Gerindra Dukung Pemanfaatan Kayu Hanyut Pascabanjir Sumatera

Sabtu, 03 Januari 2026 | 09:02

Korban Tewas Kecelakaan Lalu Lintas Tahun Baru di Thailand Tembus 145 Orang

Sabtu, 03 Januari 2026 | 08:51

Rekor Baru! BP Tapera Salurkan FLPP Tertinggi Sepanjang Sejarah di 2025

Sabtu, 03 Januari 2026 | 08:40

Wall Street Variatif di Awal 2026

Sabtu, 03 Januari 2026 | 08:23

Dolar AS Bangkit di Awal 2026, Akhiri Tren Pelemahan Beruntun

Sabtu, 03 Januari 2026 | 08:12

Iran Ancam Akan Targetkan Pangkalan AS di Timur Tengah Jika Ikut Campur Soal Demo

Sabtu, 03 Januari 2026 | 07:59

Selengkapnya