Berita

Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo saat memberi sambutan dalam pembukaan Muktamar ke-48 Muhammadiyah dan Aisyiyah di Stadion Manahan Solo, Jawa Tengah/RMOL

Politik

Jokowi Bela-belain Tinggalkan KTT APEC demi Muktamar Muhammadiyah

SABTU, 19 NOVEMBER 2022 | 10:20 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Presiden Joko Widodo mengaku rela melewatkan rangkaian kerja di luar negeri demi bisa menghadiri langsung Muktamar ke-48 Muhammadiyah dan Aisyiyah di Stadion Manahan Solo, Jawa Tengah, Sabtu (19/11).

Sebelum bertolak ke Muktamar ke-48 Muhammadiyah di Solo, Presiden Jokowi mengaku tengah disibukkan dengan agenda luar negeri yang begitu padat.

"Saya sangat senang dan merasa terhormat bisa hadir di Muktamar Muhammadihan dan Aisyiyah pada pagi hari ini dan alhamdulillah saya dan Bu Iriana bisa bersilaturahmi langsung dengan bapak ibu semuanya," kata Presiden Jokowi mengawali sambutannya.


Kepala Negara mengaku tiba di Solo pada Kamis malam (18/11) pukul 23.00 WIB. Sebelumnya, Presiden berada di Bangkok, Thailand untuk mengikuti KTT APEC. Bahkan berdasarkan jadwal, agenda tersebut seharusnya baru selesai Sabtu sore ini.

"Tetapi karena hormat saya, respect saya terhadap undangan dari PP Muhammadiyah dan PP Aisyiyah, maka saya pulang duluan mendahului pemimpin-pemimpin yang lain supaya bisa berjumpa dengan bapak ibu semuanya," kata Jokowi lalu disambut tepuk tangan seisi Stadion Manahan Solo.

Presiden Jokowi hadir didampingi Ibu Negara Iriana Jokowi, dan Menko PMK Muhadjir Effendi.

Kemudian, hadir pula Wapres ke-10 RI Jusuf Kalla, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Menhan Prabowo Subianto, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Ketua DPR RI Puan Maharani hingga Walikota Solo Gibran Rakabuming Raka.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Roy Suryo: Gibran Copy Paste Jokowi Bahkan Lebih Parah

Kamis, 30 April 2026 | 01:58

Kompolnas dan Agenda Reformasi Aparat Sipil Bersenjata

Kamis, 30 April 2026 | 01:45

Polemik Dugaan Suap Pendirian SPPG di Sulbar Dilaporkan ke Polisi

Kamis, 30 April 2026 | 01:18

HNW: Bila Anggota OKI Bersatu bisa Kendalikan Urat Nadi Perdagangan Dunia

Kamis, 30 April 2026 | 00:55

Menhan: Prajurit jadi Motor Pembangunan Selain Jaga Kedaulatan

Kamis, 30 April 2026 | 00:37

Satgas OJK Blokir 951 Pinjol Ilegal Ungkap Deretan Modus Penipuan Keuangan

Kamis, 30 April 2026 | 00:19

Investasi Bodong dan Bias Sistem Keuangan

Rabu, 29 April 2026 | 23:50

Pelaporan SPT 2025 Masih di Bawah Target Jelang Deadline

Rabu, 29 April 2026 | 23:36

Komunikasi Publik Menteri PPPA Absurd dan Tidak Selesaikan Persoalan!

Rabu, 29 April 2026 | 23:09

Pemanfaatan Listrik Harus Maksimal Dongkrak Kemandirian Desa

Rabu, 29 April 2026 | 22:43

Selengkapnya