Berita

Para hakim dan hadirin berdiri di pengadilan sebelum sesi putusan sidang Malaysia Airlines Penerbangan 17 di Pengadilan Belanda Kamis 17 November 2022/Net

Dunia

Perdana Menteri Malaysia Puas dengan Keputusan Pengadilan Belanda dalam Kasus MH17

SABTU, 19 NOVEMBER 2022 | 06:51 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Malaysia puas dengan putusan pengadilan Belanda dalam kasus pidana jatuhnya Boeing-777 Malaysia Airlines di atas Ukraina pada Juli 2014.

Perdana Menteri Malaysia Ismail Sabri Yaakob mengatakan sikap Malaysia selalu bertumpu pada persidangan yang  berdasarkan kebenaran, keadilan, dan penuh tanggung jawab. Dalam konteks ini, menurutnya, Malaysia mendukung penuh keputusan yang dibuat oleh pengadilan Belanda.

"Keputusan Pengadilan Belanda menjadi tolak ukur penting dalam upaya mencari kebenaran dan menegakkan keadilan bagi 298 korban, termasuk 43 warga Malaysia yang tewas dalam tragedi itu, serta anggota keluarganya. Malaysia juga puas dengan persidangan yang andal dan transparan yang dilakukan melalui sistem hukum Belanda berdasarkan aturan hukum untuk mendapatkan keadilan yang telah lama ditunggu-tunggu,” kata perdana menteri, seperti dikutip dari News Straits Times, Jumat (18/11).


Ismail Sabri juga menyampaikan terima kasih kepada anggota Tim Investigasi Gabungan yang terdiri dari Belanda, Australia, Belgia, dan Ukraina, yang telah bekerja sama untuk melakukan penyelidikan pidana atas masalah tersebut.
 
Ia menyampaikan belasungkawa dan simpati yang sedalam-dalamnya kepada keluarga dan kerabat korban tragedi MH17. Meski tidak ada yang bisa mengembalikan mereka yang tewas dalam kecelakaan itu, atau mengurangi penderitaan keluarga mereka, keputusan pengadilan diharapkan dapat memberikan kelegaan dan kedamaian bagi keluarga korban yang tewas dalam tragedi tersebut, menurutnya.

Pengadilan Distrik Den Haag, Belanda, pada Kamis menjatuhkan vonis penjara seumur hidup kepada tiga terdakwa dalam kasus jatuhnya pesawat MH17 yang terjadi di Ukraina pada Juli 2014. Persidangan kasus tersebut telah dimulai di Belanda sejak 9 Maret 2020.

Ketiga terdakwa yang kini buron dan berada di Rusia adalah mantan kepala milisi Republik Rakyat Donetsk Igor Girkin (Strelkov) dan bawahannya Sergey Dubinsky dan Leonid Kharchenko. Mereka didakwa membawa sistem pertahanan rudal Buk dari Rusia ke Ukraina.

Menurut penyelidik Belanda dan Belgia, rudal yang diluncurkan dengan sistem ini menembak jatuh pesawat penumpang tersebut.

Girkin, Dubinsky dan Kharchenko dijatuhi hukuman penjara seumur hidup secara in absentia. Terdakwa keempat, Oleg Pulatov, dibebaskan.

Pejabat Rusia telah berulang kali menyatakan ketidakpercayaan terhadap tim investigasi, menunjuk pada argumen penuntutan yang tidak berdasar dan keengganan untuk mempertimbangkan argumen Moskow selama penyelidikan.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Langkah Polri Bongkar Kasus Dugaan Korupsi Kejagung Tuai Apresiasi

Kamis, 09 Juli 2026 | 03:59

UPDATE

Jadi Tersangka Tanpa Diperiksa, Pakar: Bertentangan dengan Konstitusi

Sabtu, 18 Juli 2026 | 16:18

BPKH Harus Diperkuat demi Jaga Keberlanjutan Keuangan Haji

Sabtu, 18 Juli 2026 | 16:12

Maroko dan Prancis Perkuat Kemitraan, 11 Perjanjian Baru Disepakati

Sabtu, 18 Juli 2026 | 16:02

Halaqah Pra-Muktamar Bahas Arah Kepemimpinan NU di Abad Kedua

Sabtu, 18 Juli 2026 | 15:02

Catatan Akhir Pekan Saham MD Entertainment: Terkoreksi, tapi Magnetnya Belum Pudar

Sabtu, 18 Juli 2026 | 15:00

Cara Nonton Final Piala Dunia 2026, Spanyol Vs Argentina

Sabtu, 18 Juli 2026 | 14:49

Nelayan Pulau Panggang Kesulitan BBM

Sabtu, 18 Juli 2026 | 14:45

China dan RI Perkuat Kerja Sama Ekonomi, Airlangga: KEK Batang Jadi Fokus Investasi

Sabtu, 18 Juli 2026 | 14:30

Sektor Teknologi dan Energi Topang Reli Indeks Kompas100 Sepekan

Sabtu, 18 Juli 2026 | 14:14

Enam Titik Penginapan Siap Tampung Ribuan Peserta Muktamar NU

Sabtu, 18 Juli 2026 | 14:01

Selengkapnya