Berita

Deputi Pendidikan dan Peran Serta Masyarakat KPK, Wawan Wardiana saat menggelar bimbingan teknis (bimtek) Kelas Pemuda dan LSM kepada 50 pemuda yang terpilih di wilayah Maluku/Ist

Politik

Jelang Pemilu 2024, KPK Ajak Pemuda dan LSM Aktif Lawan Korupsi

JUMAT, 18 NOVEMBER 2022 | 22:02 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Menjelang Pemilu 2024, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengajak pemuda dan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) untuk meningkatkan pemahaman sembilan nilai-nilai antikorupsi serta melaporkan jika melihat terjadinya tindak pidana korupsi.

Hal itu disampaikan oleh Deputi Pendidikan dan Peran Serta Masyarakat KPK, Wawan Wardiana saat menggelar bimbingan teknis (bimtek) Kelas Pemuda dan LSM kepada 50 pemuda yang terpilih di wilayah Maluku.

Pelatihan tersebut dilaksanakan selama dua hari sejak Kamis (17/11) hingga Jumat (18/11) dan turut dihadiri oleh perwakilan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku, Wakil Ketua DPRD Maluku, Kepala Kejaksaan Tinggi Maluku, Kodam VI/Pattimura, Polda Maluku, Danlanud dan Danlanal, serta Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Maluku.


Wawan mengatakan, 50 orang peserta kegiatan tersebut diharapkan paham serta dapat mengimplementasikan sembilan nilai-nilai antikorupsi "Jumat Bersepeda Kaka" yang merupakan singkatan dari jujur, mandiri, tanggung jawab, berani, sederhana, peduli, disiplin, adil, dan kerja keras

Wawan juga berharap para pemuda dapat melakukan 3L, yakni Lihat, Lawan, Laporkan, jika mengetahui kejahatan korupsi.

"Mudah-mudahan kegiatan bimtek selama dua hari ini walau dilihat relatif pendek, semoga tidak dilihat dari waktunya. Namun keinginan untuk berubah melakukan sesuatu agar lebih baik. Semoga dalam waktu dua hari ini para peserta dapat mengupas dengan materi yang diberikan dan sebagai wujud upaya kita bersama untuk memberantas korupsi mewujudkan Provinsi Maluku bebas dari korupsi," ujar Wawan dalam keterangannya kepada wartawan, Jumat malam (18/11).

Wawan menambahkan, kegiatan tersebut tidak semata mengajak para pemuda dan LSM untuk aktif memberantas korupsi. Namun juga menyukseskan Pemilu 2024 nanti, dengan menjadi pemilih yang berintegritas. Mengingat, menurut data BPS dalam Pemilu 2024 nanti, hampir 60 persen didominasi pemuda.

"Tahun 2024 nanti dari hasil BPS itu para pemuda para pemilih muda ada hampir 60 persen, sehingga potensi pemuda untuk menyukseskan pemilu yang jujur dan yang berintegritas. Karena kalau 60 persen sudah jujur berintegritas melaksanakan pemilu nanti aman kita," kata Wawan.

Sementara itu, Direktur Pembinaan Peran Serta Masyarakat KPK, Kumbul Kuswidjanto menambahkan, dalam bimtek tersebut para pemuda dilatih untuk bisa membuat laporan jika melihat atau mengetahui tindak kejahatan korupsi.

Kumbul juga mengatakan, bahwa selama ini banyak laporan tidak berkualitas atau bahkan banyak informasi kejahatan korupsi tetapi tidak ada sumber pelaporannya.

"Selama bimtek pemuda dan LSM dilatih untuk bisa dan mampu melaporkan kejahatan korupsi dengan laporan yang baik," kata Kumbul.

Di acara yang sama, Asisten Pemerintahan dan Kesra Sekda Maluku mewakili Gubernur Maluku, Samuel E. Huwae menyampaikan, bahwa Gubernur Maluku menyampaikan rasa terima kasih kepada KPK yang telah menginisiasi kegiatan Kelas Pemuda dan LSM Antikorupsi.

Harapannya, partisipasi para pemuda serta LSM di Maluku semakin meningkat untuk mewujudkan wilayah Maluku bebas dari korupsi.

"Tindakan korupsi itu tidak hanya pelanggaran hukum dan etika, namun juga bertentangan dengan HAM dan keadilan. Korupsi ancaman terhadap keadilan, namun juga ancaman terhadap publik dan keberlangsungan bangsa dan negara. Korupsi merupakan kejahatan luar biasa yang harus diberantas bersama," kata Samuel.

Samuel menambahkan, data dari Direktorat Pelayanan Laporan dan Pengaduan Masyarakat (PLPM) KPK menyebutkan, bahwa tiga tahun terakhir hampir 60 persen laporan masyarakat kurang bukti, sehingga kualitas pengaduan masyarakat harus ditingkatkan.

Oleh karena itu kata Samuel, dengan adanya kelas Pemuda dan LSM Antikorupsi diharapkan mampu meningkatkan kesadaran dan peran serta masyarakat dalam hal ini pemuda untuk lebih aktif dalam pemberantasan korupsi.


Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

UPDATE

Serap Aspirasi Warga Pandeglang, Arif Rahman Kawal Sektor Pertanian dan Perikanan

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 10:14

Hormati Putusan MK, Komisi X DPR Minta Pendidikan dan MBG Tetap Jalan Beriringan

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 09:57

Harga Minyak Dunia Catat Kenaikan Bulanan Terbesar Sejak Maret

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 09:51

Emas Antam Anjlok Rp20 Ribu, Satu Gram Jadi Rp2,6 Juta

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 09:41

Kesiapan Fasilitas Zikir Kebangsaan Monas: Dari Ambulans Hingga Ratusan Ribu Konsumsi

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 09:34

K-SIGN Rote Ndao Dipacu Jadi Pilar Swasembada Garam Nasional

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 09:15

Harga Logam Mulia Terkoreksi Meski Mampu Akhiri Tren Penurunan

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 09:02

Dul Mungkin Tak akan Naik Bus Malam Lagi Setelah Ketahuan Bawa Sabu

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 08:45

Arab Saudi Sambut Kesepakatan Pelucutan Senjata di Gaza, Israel Harus Mundur

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 08:34

Ramai Mal Pasang Pagar Tinggi di Tengah Situasi Kamtibmas Kondusif

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 08:23

Selengkapnya