Berita

Mantan anggota TGIPF Kanjuruhan/Koordinator Save Our Soccer Akmal Marhali saat menjadi narasumber rilis survei Indikator bertajuk Tragedi Kanjuruhan dan Reformasi PSSI, secara virtual, Minggu (13/11)/Repro

Politik

Mantan Anggota TGIPF Kanjuruhan Pertanyakan CCTV di Luar Stadion yang Hilang

MINGGU, 13 NOVEMBER 2022 | 18:03 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Rekaman video CCTV berdurasi 2 jam 30 menit di luar stadion Kanjuruhan, Jawa Timur tidak diketahui keberadaannya. Pasalnya, dalam peristiwa nahas tersebut CCTV yang berada di luar stadion merekam sejumlah peristiwa yang menelan 135 jiwa itu.

Hal ini dipertanyakan oleh mantan anggota TGIPF Kanjuruhan/Koordinator Save Our Soccer Akmal Marhali dalam keterangannya di acara hasil survei Indikator bertemakan Tragedi Kanjuruhan dan Reformasi PSSI, secara virtual, Minggu (13/11).

"Ada beberapa catatan yang diberikan, dari fakta yang pertama adalah kita masih memberikan catatan kepada pihak kepolisian terkait hilangnya rekaman video sepanjang 2 jam 30 menit yang terjadi di luar,” ucap Akmal.


Akmal mengurai hasil temuan tim TGIPF ada 32 CCTV di Stadion Kanjuruhan. Tetapi ada satu CCTV di luar di mana ada kejadian para pemain Persebaya yang akan diangkut keluar dengan menggunakan barakuda sampai berada di depan pintu luar tetapi dihalangi oleh banyak suporter di luar.

Mobil barakuda tersebut tidak bisa jalan akibat terhalang oleh para penonton dan supporter yang berhamburan keluar stadion. Yang ada hanyalah  peristiwa setelah adanya kerusuhan di luar stadion, seperti gambar altar atau jalan di luar stadion itu sudah bersih, sudah tidak ada lagi pagar pembatasnya, sudah tidak ada lagi sampah-sampah yang berserakan bahkan sudah tidak ada motor-motor transportasi dan juga orang-orang.

Rekaman video tersebut, kata Akmal, raib dan hingga kini masih menjadi pertanyaan dari para tim pencari fakta tragedi Kanjuruhan.

"Ini merupakan PR terbesar yang harus diungkap polisi. Ada apa di 2 jam 30 menit yang hilang itu,” imbuhnya.

Dia menambahkan jika melihat video yang tersebar di sosial media dengan radius 20 meter dari lokasi di luar stadion Kanjuruhan suasana di luar stadion sangat berbahaya.

Misalnya barakuda itu ada yang melempari, ada aksi-aksi mobil barakuda itu maju ke depan terhalang oleh penonton mundur ke belakang juga terhalang oleh suporter-suporter.

“Karena dalam temuan TGIPF jumlah tiket yang dijual di dalam stadion itu 42.156 sementara yang tidak masuk dalam stadion ada sekitar 20.000 penonton di sana sehingga kemudian total suporter malam itu ada sekitar hampir 70.000 orang yang ada di sekitar Stadion Kanjuruhan yang ingin menyaksikan Arema dan Persebaya,” tutupnya.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Setelah 19 Kapolda Berganti, Apa yang Berubah bagi Masyarakat?

Selasa, 06 Oktober 2026 | 06:19

King Indo Sah Jadi Raja ASEAN Usai Geprek Thailand 4-2

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:54

Jika Gugatan Denny Indrayana Cs Diterima MK Tak Otomatis Gibran Lengser

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:33

Ada Beking Politik, Suyudi Pede Gusur Puluhan Pati-Pamen Loyalis Listyo

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:09

Jaksinema Bakal Jadi Mesin Baru Ekonomi Jakarta

Selasa, 06 Oktober 2026 | 04:55

Bonus Timnas Indonesia Diatur Ketum PSSI

Selasa, 06 Oktober 2026 | 04:38

Nasib Gibran di Tangan MK

Selasa, 06 Oktober 2026 | 04:19

Tak Mudah Pecat Gibran Meski Gugatan Denny Indrayana Cs Dikabulkan MK

Selasa, 06 Oktober 2026 | 03:28

Festival Indonesia 2026 Perkuat Diplomasi Budaya Jakarta-Seoul

Selasa, 06 Oktober 2026 | 03:03

Jakarta Butuh Regulasi Parkir Valet

Selasa, 06 Oktober 2026 | 02:23

Selengkapnya