Berita

Ace Hasan Syadzily/Net

Politik

Target Dana Haji BPKH Capai Target, Antrean Calon Jemaah Masih Sangat Panjang

MINGGU, 13 NOVEMBER 2022 | 06:30 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Dana haji yang dikelola Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) hingga semester I 2022 disebut telah mencapai target. Sayangnya, hal ini tak lantas membuat antrean jemaah haji bisa lebih pendek.

"Hingga semester I tahun ini sudah Rp 156 T, dan itu lebih dari target yang ditetapkan, mudah- mudahan penyelenggaraan dan pelayanan ibadah haji ke depan bisa semakin baik," ujar Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI, Tubagus Ace Hasan Syadzily, saat kegiatan Sapa Haji Provinsi Jawa Barat Tahun 2022 Angkatan I di Hotel Grand Sunshine Resort Soreang Bandung, Sabtu (12/11).

Ironisnya, kata pria yang kerap disapa Kang Ace ini, disaat dana haji yang dikelola BPKH melampaui target, daftar tunggu haji justru semakin panjang.


Kang Ace menjelaskan daftar tunggu jemaah haji reguler di Indonesia sudah sangat panjang karena saat ini sudah ada 5.073.767 calon jemaah haji yang antre untuk dapat giliran berangkat.

Belum lagi, masih ada 97.701 jemaah haji khusus yang berstatus waiting list.

Antrean makin panjang karena pada periode sebelumnya pemerintah hanya memberangkatkan 99.887 dari 100.051 kuota yang diberikan pemerintah Arab Saudi.

“Menurut evaluasi kami Kemenag harus memberikan penjelasan kepada publik terkait kuota yang tidak terpenuhi dari 100.051 kuota, di mana yang bisa dipenuhi hanya 99.887 jemaah yang berangkat,” ucap Kang Ace yang juga Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Jawa Barat tersebut.

Kemenag, kata alumni Pondok Pesantren Cipasung ini, harus memberikan penjelasan kuota yang tidak terpenuhi, dari 100.051 kuota, terpenuhi 99.887 jamaah yang berangkat. Termasuk pelayanan di Masyair yang dirasa tidak seperti yang diharapkan.

 â€œPelayanan di Masyair, walaupun terjadi peningkatan (layanan) namun ini tidak sebanding dengan biaya yang diberikan,” jelas Kang Ace.

Menurut Kang Ace, sisa anggaran dari penyelenggaraan haji masih besar yakni Rp. 546 miliar. Kemenag juga harus mendorong terciptanya ekosistem ekonomi haji, yaitu bagaimana produk-produk Indonesia betul-betul bisa dimanfaatkan bagi jamaah haji Indonesia juga.

“Jadi jangan sampai misalnya sayur-sayuran dari Thailand, kemudian Ikan Patin dari Thailand, beras dari Vietnam. Jadi ini harus ada komitmen politik kita untuk mendorong agar haji ini kembali ke kita juga," pungkasnya. 

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Dicurigai Ada Kaitan Gibran dalam Proyek Sarjan di Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 00:40

UPDATE

Dana Asing Banjiri RI Rp2,43 Triliun di Akhir 2025

Sabtu, 03 Januari 2026 | 10:09

Pelaku Pasar Minyak Khawatirkan Pasokan Berlebih

Sabtu, 03 Januari 2026 | 09:48

Polisi Selidiki Kematian Tiga Orang di Rumah Kontrakan Warakas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 09:41

Kilau Emas Dunia Siap Tembus Level Psikologis Baru

Sabtu, 03 Januari 2026 | 09:19

Legislator Gerindra Dukung Pemanfaatan Kayu Hanyut Pascabanjir Sumatera

Sabtu, 03 Januari 2026 | 09:02

Korban Tewas Kecelakaan Lalu Lintas Tahun Baru di Thailand Tembus 145 Orang

Sabtu, 03 Januari 2026 | 08:51

Rekor Baru! BP Tapera Salurkan FLPP Tertinggi Sepanjang Sejarah di 2025

Sabtu, 03 Januari 2026 | 08:40

Wall Street Variatif di Awal 2026

Sabtu, 03 Januari 2026 | 08:23

Dolar AS Bangkit di Awal 2026, Akhiri Tren Pelemahan Beruntun

Sabtu, 03 Januari 2026 | 08:12

Iran Ancam Akan Targetkan Pangkalan AS di Timur Tengah Jika Ikut Campur Soal Demo

Sabtu, 03 Januari 2026 | 07:59

Selengkapnya