Berita

Presiden Joko Widodo berjalan bersama pimpinan ASEAN lainnya pada KTT Ke 40 dan 41 di Kamboja/Net

Dunia

Jokowi Ajak Korsel Ambil Bagian dalam Proyek Pembangunan Ibu Kota Nusantara

SABTU, 12 NOVEMBER 2022 | 13:22 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Pertemuan para pemimpin ASEAN dengan mitra luar negeri Korea Selatan selama KTT di Kamboja, menjadi kesempatan emas bagi Indonesia untuk memperkuat kerja sama dengan negara di Asia Timur itu.

Presiden RI, Joko Widodo menggunakan kesempatan itu untuk mengajak Korsel bergabung menjadi mitra Indonesia dalam membangun ibu kota baru, Nusantara.

"Presiden mengundang Korea Selatan menjadi mitra membangun ibu kota Nusantara melalui investasi, maupun ahli teknologi," ungkap Menteri Luar Negeri Indonesia dalam konferensi persnya pada Jumat (11/11).


Dalam konteks kerja sama ASEAN dan Korsel, Retno menyebut Jokowi telah menekankan fokus utamanya pada bidang ekonomi hijau dan berkelanjutan untuk pembangunan di kawasan.

"Fokus kerja sama ekonomi diarahkan untuk membangun ekonomi kawasan lebih tangguh dan hijau. Pembangunan hijau dan berkelanjutan menjadi kunci bagi masa depan kawasan," ujarnya.

Selain kerja sama ekonomi, presiden juga mendorong penuh ASEAN dan Korsel menjadi pelopor utama stabilitas keamanan dan perdamaian di kawasan.

"ASEAN dan Korsel harus dapat menjadi mesin utama perdamaian di kawasan," tegasnya.

Retno menjelaskan jika KTT dengan Korsel kali ini telah mencapai kesepakatan yang luar biasa, dimana working group untuk memperkuat hubungan perdagangan telah selesai dilakukan.

"Mencatat diselelesaikannya working group of technical barriers to trade untuk memperkuat perjanjian perdagangan bebas ASEAN-Korea Selatan," ungkap Retno.

Selain itu, Retno menyebut Korsel juga telah menyampaikan komitemenya untuk bersinergi dengan ASEAN Outlook on The Indo Pacific melalui Indo Pacific Framework Strategic-nya.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

Ranny Arafiq Datangi Polda Bukan sebagai Anggota DPR

Minggu, 29 Maret 2026 | 20:11

Yusril Dapat Teror Usai Badko HMI Sumut Diskusi Kasus Penyiraman Air Keras

Minggu, 29 Maret 2026 | 19:28

Bagi SBY, Juwono Sudarsono Sosok di Balik Modernisasi Pertahanan RI

Minggu, 29 Maret 2026 | 19:13

Duh, 94.542 Penyelenggara Negara Belum Lapor LHKPN

Minggu, 29 Maret 2026 | 18:37

Bapera Klarifikasi Dugaan Pengeroyokan di Area Polda Metro Jaya

Minggu, 29 Maret 2026 | 18:06

Juwono Sudarsono Dimakamkan Secara Militer di TMP Kalibata

Minggu, 29 Maret 2026 | 17:46

Anomali Lelang KPK: HP Oppo Rp59 Juta Tak Dilunasi Pemenang

Minggu, 29 Maret 2026 | 17:26

Prabowo Bakal Bahas Isu Strategis dalam Lawatan ke Jepang

Minggu, 29 Maret 2026 | 17:22

Stabilitas Pasokan dan Harga BBM Selama Mudik Dipuji Warganet

Minggu, 29 Maret 2026 | 17:03

Gus Salam Serukan Hentikan Perang Iran-AS Demi Kemanusiaan

Minggu, 29 Maret 2026 | 16:39

Selengkapnya