Berita

Jurubicara Bidang Penindakan dan Kelembagaan KPK, Ali Fikri/RMOL

Hukum

Dalami Suap Rektor Unila, KPK Periksa Rektor ITS dan Dirjen Kemendikbudristek

JUMAT, 11 NOVEMBER 2022 | 15:23 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Rektor Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Profesor Mochamad Ashari dan beberapa saksi lainnya dicecar tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait mekanisme penerimaan mahasiswa baru (maba), serta peran dan kebijakannya dalam proses penentuan kelulusan penerimaan maba.

Jurubicara Bidang Penindakan dan Kelembagaan KPK, Ali Fikri mengatakan, tim penyidik telah memeriksa dua orang saksi untuk tersangka Karomani (KRM) selaku Rektor Universitas Lampung (Unila) dalam kasus dugaan suap penerimaan calon maba di Unila tahun 2022.

"Kamis (10/11) bertempat di Gedung Merah Putih KPK, tim penyidik telah selesai memeriksa saksi-saksi," ujar Ali kepada wartawan, Jumat siang (11/11).


Kedua saksi yang diperiksa pada Kamis (10/11), yaitu Profesor Nizam selaku Direktur Jenderal (Dirjen) Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi, Kemendikbudristek; dan Profesor Mochamad Ashari selaku Rektor ITS.

Sebelumnya kata Ali, pada Rabu (9/11), tim penyidik juga telah memeriksa dua orang saksi, yaitu Riza Satria Perdana selaku dosen Institut Teknologi Bandung (ITB); dan Profesor Arif Djunaidy selaku dosen Departemen Sistem Informasi ITS.

"Para saksi hadir dan didalami pengetahuannya antara lain terkait dengan mekanisme penerimaan mahasiswa baru. Termasuk peran dan kebijakan para saksi dalam proses penentuan kelulusan penerimaan maba," kata Ali.

Selanjutnya untuk hari ini, tim penyidik juga telah mengagendakan pemeriksaan terhadap empat orang sebagai saksi. Keempat saksi yang dipanggil, yaitu Mualimin selaku dosen; Budi Sutomo selaku Kepala Biro Perencanaan dan Humas Unila; Radityo Prasetianto Wibowo selaku dosen; dan Daelis Herumurti selaku dosen Teknis Informatika ITS.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

UPDATE

Serap Aspirasi Warga Pandeglang, Arif Rahman Kawal Sektor Pertanian dan Perikanan

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 10:14

Hormati Putusan MK, Komisi X DPR Minta Pendidikan dan MBG Tetap Jalan Beriringan

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 09:57

Harga Minyak Dunia Catat Kenaikan Bulanan Terbesar Sejak Maret

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 09:51

Emas Antam Anjlok Rp20 Ribu, Satu Gram Jadi Rp2,6 Juta

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 09:41

Kesiapan Fasilitas Zikir Kebangsaan Monas: Dari Ambulans Hingga Ratusan Ribu Konsumsi

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 09:34

K-SIGN Rote Ndao Dipacu Jadi Pilar Swasembada Garam Nasional

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 09:15

Harga Logam Mulia Terkoreksi Meski Mampu Akhiri Tren Penurunan

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 09:02

Dul Mungkin Tak akan Naik Bus Malam Lagi Setelah Ketahuan Bawa Sabu

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 08:45

Arab Saudi Sambut Kesepakatan Pelucutan Senjata di Gaza, Israel Harus Mundur

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 08:34

Ramai Mal Pasang Pagar Tinggi di Tengah Situasi Kamtibmas Kondusif

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 08:23

Selengkapnya