Berita

Gubernur Jawa Tengah dan Presiden Joko Widodo/Net

Politik

Ucapan Jokowi Bisa Buat Suasana Kebatinan Ganjar Pranowo Amburadul

KAMIS, 10 NOVEMBER 2022 | 13:01 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Pernyataan "jatahnya Prabowo" yang disampaikan oleh Presiden Joko Widodo dinilai akan membuat suasana kebatinan Ganjar Pranowo semakin amburadul.

Direktur Pusat Riset Politik, Hukum dan Kebijakan Indonesia (PRPHKI), Saiful Anam menilai Ganjar akan terlihat semakin terombang ambing tanpa kepastian setelah adanya pernyataan terbuka Jokowi mendukung Prabowo.

"Ganjar makin terjepit, di satu sisi masih berharap dukungan PDIP sebagai parpol yang saat ini menjadi tempatnya bernaung, namun juga Ganjar bisa jadi sedang mencari kendaraan lain jika tidak dapat maju dari PDIP," ujar Saiful kepada Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (10/11).


Di sisi yang lain, kata akademisi Universitas Sahid Jakarta ini, Jokowi mungkin saja sedang berpikir bahwa terlalu resisten apabila terus-menerus memberikan dukungan kepada Ganjar.

Mengingat, pada saat acara Projo, Jokowi menegaskan "Ojo kesusu". Namun di saat yang lain, Jokowi secara terbuka memberikan dukungan kepada Prabowo. Suasana yang demikian, sambungnya, akan membuat kebatinan Ganjar makin amburadul.

“Karena di satu sisi partai belum siap 100 persen, kemudian harapan dukungan dari Presiden Jokowi juga belum jelas, maka harapan-harapan Ganjar bisa jadi hanya akan bertepuk sebelah tangan," kata Saiful.

Dengan demikian, Saiful menilai, saat ini yang lebih dekat dengan Gubernur Jawa Tengah itu adalah hanyalah ketidakpastian yang membuntutinya.

"Sehingga sangat mungkin justru tidak hanya ditinggal oleh PDIP juga akan ditinggal oleh Jokowi karena dianggap resisten," pungkas Saiful.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

UPDATE

Prabowo Desak Bos Batu Bara dan Sawit Dahulukan Pasar Domestik

Sabtu, 14 Maret 2026 | 00:10

Polisi Harus Ungkap Pelaku Serangan Brutal terhadap Aktivis KontraS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 00:10

Aparat Diminta Gercep Usut Penyiraman Air Keras terhadap Pembela HAM

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:55

Prabowo Ingatkan Pejabat: Open House Lebaran Jangan Terlalu Mewah

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:55

Bahlil Tepis Isu Batu Bara PLTU Menipis, Stok Rata-rata Masih 14 Hari

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:38

Purbaya Lapor Prabowo Banyak Ekonom Aneh yang Sebut RI Resesi

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:32

Kekerasan Terhadap Pembela HAM Ancaman Nyata bagi Demokrasi

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:12

Setengah Penduduk RI Diperkirakan Mudik Lebaran 2026

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:07

Mentan: Cadangan Beras Hampir Lima Juta Ton, Cukup Hingga Akhir Tahun

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:48

Komisi III DPR Minta Dalang Penyerangan Air Keras Aktivis KontraS Dibongkar

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:32

Selengkapnya