Berita

Komisaris Utama PT Pertamina, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok/RMOLNetwork

Politik

Ahok Komut Banyak Omong tapi Nihil Prestasi

SELASA, 08 NOVEMBER 2022 | 08:34 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Ada upaya lepas tangan dilakukan Komisaris Utama PT Pertamina, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok atas kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) dalam negeri.

Hal itu terlihat saat Ahok menyebut hanya berada di posisi kelima dalam penentuan kebijakan di Pertamina, termasuk soal harga BBM. Dalam artian, Ahok ingin menyebut bahwa posisinya sebagai komut tidak punya kekuatan.

Direktur Eksekutif Oversight of Indonesia's Democratic Policy, Satyo Purwanto mengatakan, alasan jadi orang nomor lima soal kenaikan harga BBM bukan berarti Ahok jadi tidak sanggup mengubah aturan.


"Sebagai komisaris utama, dia bisa menolak menyetujui segala kebijakan korporasi yang strategis, termasuk menghindarkan kerugian Pertamina dari utang yang semakin besar," ujar Satyo kepada Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (8/11).

Satyo melihat, Pertamina dari waktu ke waktu terus merugi, namun karyawan dan pimpinan perusahaan terus bertambah kaya.

Sebagai komut, Ahok harusnya membuat gebrakan untuk perseroan BUMN yang mestinya bisa menjadi kebanggaan bangsa Indonesia.

"Ahok bukan hanya tidak sanggup memberi kemerdekaan Pertamina dari utang, coba tanyakan pada dia mafia migas di lingkungan Pertamina mana saja sudah dia sikat? Dia terlalu banyak omong tanpa prestasi," tandasnya.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Dua Tahun Cukup bagi Prabowo Mengasuh Geng Solo

Selasa, 13 Oktober 2026 | 13:43

UPDATE

Bursa Asia Tertekan, Kospi Anjlok Lebih 2 Persen

Jumat, 23 Oktober 2026 | 08:33

Ekonom Sentil Menteri Prabowo: Jangan Jadi Beban Presiden!

Jumat, 23 Oktober 2026 | 08:21

Wall Street Tertekan Aksi Jual Saham Teknologi

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:56

Lonjakan Minyak Tekan Logam Dunia: Emas Anjlok ke Level Terendah

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:45

Saham BYAN Tancap Gas, Naik 3,16 Persen ke Rp10.600

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:22

Penguatan IHSG Sinyal Kepercayaan ke Pemerintah Mulai Pulih

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:10

Pasar Eropa Merah Gara-gara Minyak

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:06

Terbuka Peluang Bangun Museum Haji Indonesia

Jumat, 23 Oktober 2026 | 06:58

Pujian Prabowo Jangan Jadi Obat Tidur Menteri

Jumat, 23 Oktober 2026 | 06:57

Pemerintah Harus Berlakukan Wajib Halal pada Oktober 2026

Jumat, 23 Oktober 2026 | 06:19

Selengkapnya