Berita

Presiden Joko Widodo saat meninjau lahan tebu nasional/ist

Politik

Siapkan 700 Ribu Hektare Lahan Tebu, Jokowi Targetkan Swasembada Gula Nasional

SABTU, 05 NOVEMBER 2022 | 01:57 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Pemerintah telah menyiapkan lahan pekebunan untuk tanaman tebu seluas 700 ribu hektar. Hal ini disampaikan Presiden Joko Widodo saat meninjau tanaman tebu di Dusun Temugiring, Desa Batankrajan, Kecamatan Gedeg, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, Jumat (4/11).

Presiden Jokowi menyampaikan, saat ini baru tersedia lahan tebu seluas 180 ribu hektar dari kebutuhan 700 ribu hektar untuk mendukung program swasembada gula dalam negeri.

Kata dia, dalam jangka waktu Lima Tahun dirinya yakin Indonesia bakal menjadi negara swasembada gula.


"Lahan tebu ang disapkan itu berlokasi di Jawa Timur, Jawa Tengah dan Jawa Barat dan kemungkinan juga luar Pulau Jawa, karena di luar Jawa masih tersedia lahan yang cukup" kata Jokowi dikutip Kantor Berita RMOLJatim.

Dalam kunjunganna ke Kabupaten Mojokerto, Jokowi selain meresmikan pengolahan biotanol juga melihat langsung proses penanaman tebu di kebun tebu milik PT Perkebunan Nusantara (PTPN) X. Menurutnya, tanah di Mojokerto sangat bagus untuk ditanami tebu.

"Karena tanaman tebu di sini tidak perlu adanya pemupukan untuk yang mitrat maupun potas karena tanahnya sudah subur," katanya

Lanjutnya, tanaman tebu yang ditanam 26 hari akan menghasilkan tanaman yang luar biasa, kalau di tanah brasi biasanya nonggolnya satu atau dua. Tetapi, di Mojokerti bisa empat hingga lima.

"Kalau kita betul-betul bisa menyiapkan 700 ribu hektar kita yakin akan dapat mandiri menuju swasembada gula," tuturnya.

Dalam kunjungan tersebut, Presiden Jokowi di dampingi Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif, Wakil Menteri BUMN, Pahala Mansury, Wakil Gubernur Jatim Emil Elestianto Dardak, dan Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Konversi LPG Ke CNG Jangan Sampai Jadi "Luka Baru" Indonesia

Rabu, 13 Mei 2026 | 20:11

Apa Itu Love Scamming? Waspada Ciri-Cirinya

Rabu, 13 Mei 2026 | 20:04

Rano Karno Ingin JIS Sekelas San Siro

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:49

Prabowo Geram Devisa Hasil Ekspor Sawit-Batu Bara Tak Disimpan di Indonesia

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:42

KPK Didesak Tetapkan Tersangka Baru Kasus Korupsi DJKA

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:38

Ini Strategi OJK Jaga Bursa usai 18 Saham RI Dicoret MSCI

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:35

Cot Girek dan Ujian Menjaga Kepastian Hukum

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:27

Prabowo Bakal Renovasi 5 Ribu Puskesmas dari Duit Sitaan Satgas PKH

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:25

Prabowo Siapkan Satgas Deregulasi demi Pangkas Keruwetan Izin Usaha

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:11

Kementerian PU Bangun Akses Tol, Maksimalkan Konektivitas Kota Salatiga

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:02

Selengkapnya