Berita

Polisi, dan paramedis di lokasi tragedi Halloween Itaewon di Korea Selatan, yang menewaskan ratusan orang termasuk warga negara asing/Net

Dunia

Jumlah Warga Negara Asing yang Jadi Korban Tragedi Hallowen Itaewon Bertambah jadi 26 Orang

SENIN, 31 OKTOBER 2022 | 08:08 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Sesuai dengan prediksi dan kekhawatiran pemerintah Seoul, hingga pukul 09.00 malam waktu setempat jumlah korban kematian telah bertambah menjadi 154 orang, termasuk 26 warga negara asing di antaranya.

Dimuat Korean Herald, jumlah korban dari luar negeri bertambah tujuh orang dari jumlah yang dilaporkan media lokal pada Minggu pagi (30/10).

Pihak berwenang mengatakan puluhan korban WNA tersebut teridentifikasi berasal dari dari Iran, Uzbekistan, China, Rusia dan Norwegia.


Menindaklanjuti informasi tersebut, Menteri Luar Negeri Park Jin memerintahkan para pejabat untuk segera memberi tahu kedutaan terkait di Seoul tentang status terkini korban asing yang meninggal dalam insiden Itaewon.

Menurut seorang perjabat kementerian luar negeri Korea Selatan, jumlah korban asing mungkin saja akan bertambah karena hingga kini proses identifikasi masih terus berjalan.

Pihak Kemlu Korea juga terus berkoordinasi dengan dengan Markas Pusat Penanggulangan Bencana dan Keselamatan untuk menindaklanjuti semua yang diperlukan mengenai korban asing.

Perdana Menteri Han Duck-soo mengatakan pemerintah akan mendeklarasikan Yongsan-gu, Seoul sebagai daerah bencana khusus dan memberikan dukungan yang diperlukan, termasuk untuk keluarga yang ditinggalkan dan yang terluka.

“Mengenai korban asing, kami akan secara aktif berkonsultasi dengan misi diplomatik di luar negeri untuk memastikan tidak ada kekurangan dukungan,” ujarnya.

Sekitar 100.000 orang berada di distrik hiburan Itaewon sepanjang hari Sabtu (28/10) untuk merayakan akhir pekan Halloween pertama tanpa masker yang baru diadakan kembali sejak awal pandemi.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

UPDATE

Ranny Arafiq Datangi Polda Bukan sebagai Anggota DPR

Minggu, 29 Maret 2026 | 20:11

Yusril Dapat Teror Usai Badko HMI Sumut Diskusi Kasus Penyiraman Air Keras

Minggu, 29 Maret 2026 | 19:28

Bagi SBY, Juwono Sudarsono Sosok di Balik Modernisasi Pertahanan RI

Minggu, 29 Maret 2026 | 19:13

Duh, 94.542 Penyelenggara Negara Belum Lapor LHKPN

Minggu, 29 Maret 2026 | 18:37

Bapera Klarifikasi Dugaan Pengeroyokan di Area Polda Metro Jaya

Minggu, 29 Maret 2026 | 18:06

Juwono Sudarsono Dimakamkan Secara Militer di TMP Kalibata

Minggu, 29 Maret 2026 | 17:46

Anomali Lelang KPK: HP Oppo Rp59 Juta Tak Dilunasi Pemenang

Minggu, 29 Maret 2026 | 17:26

Prabowo Bakal Bahas Isu Strategis dalam Lawatan ke Jepang

Minggu, 29 Maret 2026 | 17:22

Stabilitas Pasokan dan Harga BBM Selama Mudik Dipuji Warganet

Minggu, 29 Maret 2026 | 17:03

Gus Salam Serukan Hentikan Perang Iran-AS Demi Kemanusiaan

Minggu, 29 Maret 2026 | 16:39

Selengkapnya