Berita

Dunia

Korban Tragedi Itaewon Meningkat, Layanan Bantuan Orang Hilang Dapat Diakses Melalui Kontak Berikut

MINGGU, 30 OKTOBER 2022 | 13:30 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Jumlah korban tewas dalam insiden kerumunan di sebuah gang sempit di Itaewon, Korea Selatan terus bertambah.

Konfirmasi terbaru dari media lokal menyebut telah ada 151 orang yang meninggal dunia, termasuk 19 warga asing, bertambah enam orang dari jumlah korban yang dilaporkan sebelumnya pada Minggu pagi (30/10).

Pemerintah Korea Selatan dengan tanggap menyediakan layanan bantuan bagi warga yang merasa kehilangan teman atau keluarganya.


"Untuk melaporkan orang hilang terkait kecelakaan Itaewon, silakan hubungi Pusat Hannam-dong: 02-2199-8664-78 dan 5165-5168 jika tanpa kode area ketik 120. Kemudian ke Kantor Situasi Keselamatan Bencana Yeongdeungpogu dengan nomor 02-2670-3867- 9," kata pesan yang disebarkan pemerintah melalui chat.

Melalui video dan foto yang banyak diposting melalui twitter, terlihat bagaimana petugas pemadam kebakaran dan keamanan sangat kesulitan mengevakuasi korban yang terhimpit korban lain di sebuah gang sempit di Itaewon.

Terlihat juga banyaknya korban tewas berusia muda tergeletak berjejer di sepanjang jalan. Korban yang masih bernafas segera diberikan pertolongan pertama oleh pihak medis yang telah dikerahkan pemerintah dari berbagai daerah.

Suara sirine ambulan tidak berhenti berbunyi selama proses penyalamatan. Petugas kesana kemari menggotong korban yang selamat ke rumah sakit terdekat untuk mendapat penanganan intensif.

Kerumunan orang yang membeludak di Itaewon disinyalir karena tertarik dengan kabar yang menyatakan jika ada seorang selebriti atau idola yang juga mengunjungi tempat itu untuk merayakan hari Halloween kembali sejak tiga tahun ditiadakan karena pandemi.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

UPDATE

Ranny Arafiq Datangi Polda Bukan sebagai Anggota DPR

Minggu, 29 Maret 2026 | 20:11

Yusril Dapat Teror Usai Badko HMI Sumut Diskusi Kasus Penyiraman Air Keras

Minggu, 29 Maret 2026 | 19:28

Bagi SBY, Juwono Sudarsono Sosok di Balik Modernisasi Pertahanan RI

Minggu, 29 Maret 2026 | 19:13

Duh, 94.542 Penyelenggara Negara Belum Lapor LHKPN

Minggu, 29 Maret 2026 | 18:37

Bapera Klarifikasi Dugaan Pengeroyokan di Area Polda Metro Jaya

Minggu, 29 Maret 2026 | 18:06

Juwono Sudarsono Dimakamkan Secara Militer di TMP Kalibata

Minggu, 29 Maret 2026 | 17:46

Anomali Lelang KPK: HP Oppo Rp59 Juta Tak Dilunasi Pemenang

Minggu, 29 Maret 2026 | 17:26

Prabowo Bakal Bahas Isu Strategis dalam Lawatan ke Jepang

Minggu, 29 Maret 2026 | 17:22

Stabilitas Pasokan dan Harga BBM Selama Mudik Dipuji Warganet

Minggu, 29 Maret 2026 | 17:03

Gus Salam Serukan Hentikan Perang Iran-AS Demi Kemanusiaan

Minggu, 29 Maret 2026 | 16:39

Selengkapnya