Berita

Jalan raya di Slovenia/Net

Dunia

Meski Tak Kena Dampak Krisis Energi, Slovenia Tetap Hemat Listrik dengan Kurangi Lampu Jalan Raya

JUMAT, 28 OKTOBER 2022 | 11:42 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Lampu penerangan di jalan raya Slovenia akan mulai dikurangi hingga seterusnya untuk menghemat energi listrik nasional.

Perusahaan jalan raya dan tol milik Slovenia, DARS, mengumumkan jika aturan pembatasan penerangan tersebut telah dimulai sejak Kamis (27/10).

"Di bagian jalan raya dan jalan tol negara, DARS mulai hari ini akan mematikan penerangan jalan untuk sementara," ungkap perusahaan itu seperti dimuat Xinhua.


DARS mengatakan jika bagian dari jalan raya dan jalan bebas hambatan seperti terowongan, perpecahan jalan, persimpangan dan titik istirahat akan terus diterangi, tetapi pada tingkat yang lebih rendah.

Pemerintah Slovenia menilai langkah ini sangat penting karena mampu menghemat 2.000 megawatt jam listrik per tahun, yang setara dengan konsumsi tahunan rata-rata 600 rumah tangga.

Kebijakan tersebut diambil sejak bulan lalu, ketika Parlemen Slovenia mengesahkan undang-undang yang mengatur pengurangan alat pemanasan di lembaga-lembaga publik, dan mematikan penerangan di ruang publik jika perlu.

Meskipun telah melakukan serangkaian upaya penghematan, ternyata Slovenia belum mengalami pengurangan listrik karena krisis energi.

Pemerintah telah meringankan beban kenaikan harga energi pada penduduk dengan memberlakukan batas harga satu tahun untuk rumah tangga dan usaha kecil.

Bulan depan Slovenia juga berencana memperkenalkan skema untuk membantu perusahaan menengah dan besar mengatasi krisis energi.

Walaupun Slovenia berhasil mempertahankan stabilitas energinya, namun pembatasan harga energi yang lebih tinggi tahun ini mendorong inflasi Slovenia ke level tertinggi dalam lebih dari 20 tahun.

Inflasi mencapai 10 persen pada September 22, naik dari 2,7 persen dari September 2021.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

UPDATE

KH Sholeh Darat Diusulkan jadi Pahlawan Nasional

Senin, 30 Maret 2026 | 05:59

Pentingnya Disiplin Informasi dalam KUHP Baru

Senin, 30 Maret 2026 | 05:43

Dikenal Warga sebagai Orang Baik, Pegawai Ayam Geprek Ditemukan Tewas

Senin, 30 Maret 2026 | 05:16

Aburizal Bakrie Kenang Juwono Sudarsono sebagai Putra Terbaik Bangsa

Senin, 30 Maret 2026 | 04:57

Mitra MBG Jangan Coba-coba Markup Harga Bahan Baku

Senin, 30 Maret 2026 | 04:40

Ikrar Setia ke NKRI

Senin, 30 Maret 2026 | 04:23

Pertamina Fasilitasi Pemudik Balik ke Jakarta dengan Lancar

Senin, 30 Maret 2026 | 03:59

Merajut Hubungan Sipil-Militer

Senin, 30 Maret 2026 | 03:50

Hadapi Bulgaria, Timnas Indonesia Bakal Tertolong Dukungan Suporter

Senin, 30 Maret 2026 | 03:27

BGN Dorong Penguatan Ekosistem Peternakan Demi Serap Lapangan Kerja

Senin, 30 Maret 2026 | 02:59

Selengkapnya