Berita

Direktur Perlindungan WNI dan BHI Kementerian Luar Negeri RI, Judha Nugraha/Net

Dunia

Bus Rombongan Umrah di Mekkah Alami Kecelakaan, Dua WNI Dilaporkan Meninggal

JUMAT, 28 OKTOBER 2022 | 06:23 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Bus yang membawa jemaah umrah di Mekkah dilaporkan mengalami kecelakaan tunggal hingga menewaskan dua warga negara asal Indonesia

"Kecelakaan ini menewaskan dua WNI, yaitu driver dan muthawif," kata Direktur Perlindungan WNI dan BHI Kementerian Luar Negeri RI, Judha Nugraha, dalam Press Briefing Kemlu pada Kamis (27/10).

Peristiwa itu terjadi pada Selasa (25/10), pukul 23.30 WIB.  Judha menyatakan kabar tersebut didapatnya dari Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Jeddah yang segera mengirimkan bantuan untuk WNI di sana.  


"Ketika mendapatkan informasi ini, KJRI Jeddah segera mengirimkan tim perlindungan WNI ke wilayah Mekah untuk berkomunikasi dengan otoritas setempat," jelasnya.

Melalui KJRI, lanjut Judha, diketahui bahwa insiden tersebut murni kecelakaan tunggal yang tidak melibatkan pihak manapun.

"Diperoleh informasi bahwa kecelakaan ini merupakan kecelakaan tunggal yang tidak melibatkan pihak lain," ungkapnya.

Judha mengatakan, dalam kecelakaan bus itu juga, terdapat enam jemaah umrah luka-luka dan segera mendapatkan perawatan di rumah sakit terdekat.

"Saat ini untuk yang luka-luka dirawat di Rumah Sakit King Abdul Aziz Mekkah dan lima di antaranya telah dapat melanjutkan perjalanan umrah. Satu masih dalam perawatan," ujar Judha.

Terakhir, Judha mewakili Indonesia menyampaikan belasungkawa sedalam-dalamnya dan menekankan jika KJRI Jeddah akan selalu siap jika dibutuhkan.

"Atas kecelakaan ini kami mengucapkan turut berduka cita dan KJRI Jeddah siap memberikan bantuan kepada para jemaah," pungkasnya.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

UPDATE

Fasilitas Server Diserang, AS-Israel Makin Kewalahan Hadapi Iran

Senin, 16 Maret 2026 | 01:30

Kecelakaan Beruntun di Tol Semarang-Batang Nihil Korban Jiwa

Senin, 16 Maret 2026 | 01:09

Port Visit di Cape Town

Senin, 16 Maret 2026 | 00:50

Program MBG Bisa Lebih Kuat jika Didesain secara Otonom

Senin, 16 Maret 2026 | 00:30

Persib dan Borneo FC Puas Berbagi Poin

Senin, 16 Maret 2026 | 00:01

Liberalisasi Informasi dan Kebutuhan Koordinasi

Minggu, 15 Maret 2026 | 23:42

Polri Buka Posko Pengaduan Khusus Kasus Andrie Yunus

Minggu, 15 Maret 2026 | 23:17

Ketika Jiwa Bangsa Menjawab Arogansi Teknologi

Minggu, 15 Maret 2026 | 23:14

Teror Air Keras dalam Dialektika Habermasian

Minggu, 15 Maret 2026 | 22:45

Yuddy Chrisnandi: Visi Menteri dan Presiden Harus Selaras

Minggu, 15 Maret 2026 | 22:32

Selengkapnya