Berita

Presiden Kolombia dari sayap kiri, Gustavo Petro/Net

Dunia

Kongres Kolombia Setujui Negosiasi Damai dengan Kelompok Bersenjata Ilegal

KAMIS, 27 OKTOBER 2022 | 11:29 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Upaya kesepakatan damai dengan kelompok pemberontak di Kolombia nampaknya akan berjalan dengan lancar setelah Kongres menyetujui aturan baru yang mengizinkan pemerintah bernegosiasi dengan mereka.

Dimuat Reuters pada Kamis (27/10), presiden baru Kolombia dari sayap kiri, Gustavo Petro, telah menggagas proses 'perdamaian total' untuk mengakhiri konflik bersenjata internal Kolombia yang berlangsung selama hampir enam dekade.

Menurut sumber keamanan, baik kelompok pemberontak sayap kiri maupun geng kriminal yang berjumlah sekitar 6.000 orang itu terlibat dalam pemerasan, pembunuhan, perdagangan narkoba dan penambangan emas ilegal.


Aturan baru yang disetujui Kongres adalah lampu hijau untuk Petro  memulai pembicaraan damai dengan organisasi gerilya Tentara Pembebasan Nasional (ELN) dan kelompok-kelompok pembangkang dari Angkatan Bersenjata Revolusioner Kolombia (FARC) yang pernah menolak kesepakatan damai pada 2016.

Berdasarkan aturan baru, kelompok bersenjata ilegal akan pindah ke lokasi sementara di mana perintah untuk penangkapan mereka dan kemungkinan ekstradisi akan ditangguhkan hingga negosiasi selesai.

Ini juga akan mencakup penyediaan dana perdamaian baru untuk menjamin investasi sosial di daerah-daerah yang terkena dampak kekerasan dan keberadaan kelompok bersenjata ilegal.

Pemerintah dan ELN akan memulai kembali pembicaraan damai pada November mendatang, meskipun mereka belum tanggal dan lokasi masih belum ditentukan.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

UPDATE

Ranny Arafiq Datangi Polda Bukan sebagai Anggota DPR

Minggu, 29 Maret 2026 | 20:11

Yusril Dapat Teror Usai Badko HMI Sumut Diskusi Kasus Penyiraman Air Keras

Minggu, 29 Maret 2026 | 19:28

Bagi SBY, Juwono Sudarsono Sosok di Balik Modernisasi Pertahanan RI

Minggu, 29 Maret 2026 | 19:13

Duh, 94.542 Penyelenggara Negara Belum Lapor LHKPN

Minggu, 29 Maret 2026 | 18:37

Bapera Klarifikasi Dugaan Pengeroyokan di Area Polda Metro Jaya

Minggu, 29 Maret 2026 | 18:06

Juwono Sudarsono Dimakamkan Secara Militer di TMP Kalibata

Minggu, 29 Maret 2026 | 17:46

Anomali Lelang KPK: HP Oppo Rp59 Juta Tak Dilunasi Pemenang

Minggu, 29 Maret 2026 | 17:26

Prabowo Bakal Bahas Isu Strategis dalam Lawatan ke Jepang

Minggu, 29 Maret 2026 | 17:22

Stabilitas Pasokan dan Harga BBM Selama Mudik Dipuji Warganet

Minggu, 29 Maret 2026 | 17:03

Gus Salam Serukan Hentikan Perang Iran-AS Demi Kemanusiaan

Minggu, 29 Maret 2026 | 16:39

Selengkapnya