Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Laporan HRW: Jelang Piala Dunia 2022, Qatar Menahan dan Menyiksa Anggota Komunias LGBT

SENIN, 24 OKTOBER 2022 | 12:34 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

RMOL.  Masalah pelanggaran Hak Asasi Manusia terus membayangi Qatar.  Terbaru, pasukan keamanan dilaporkan telah sewenang-wenang menangkap dan melecehkan komunitas LGBT Qatar.

Laporan dari Human Rights Watch (HRW) pada Senin (24/10) itu datang pada saat Qatar bersiap menjadi tuan rumah Piala Dunia yang akan berlangsung pada November mendatang.

Menurut HRW, Qatar lewat undang-undangnya telah banyak melakukan diskriminasi terutama menjelang perlehatan akbar ini.


"Beberapa bintang sepak bola telah menyuarakan keprihatinan atas hak-hak para penggemar yang bepergian untuk acara tersebut, terutama individu dan wanita LGBT+" lapor HRW.

Kasus terbaru terjadi pada bulan September, kata kelompok hak asasi yang berbasis di AS.

"Di sana mereka melecehkan secara verbal dan membuat tahanan mengalami kekerasan fisik, mulai dari menampar hingga menendang dan meninju hingga berdarah", kata HRW dalam laporannya terkait peristiwa seorang wanita biseksual yang dipukuli sampai dia "kehilangan kesadaran beberapa kali".

Dalam semua kasus, para tahanan dipaksa untuk membuka kunci ponsel mereka dan informasi kontak tentang orang-orang LGBT lainnya diambil, kata HRW.

Kelompok hak asasi meminta pemerintah di Doha untuk "mengakhiri perlakuan buruk pasukan keamanan terhadap orang-orang LGBT, termasuk dengan menghentikan program yang disponsori pemerintah yang ditujukan untuk praktik konversi".

"Kebebasan berekspresi dan nondiskriminasi berdasarkan orientasi seksual dan identitas gender harus dijamin, secara permanen, untuk semua penduduk Qatar, bukan hanya penonton yang pergi ke Qatar untuk Piala Dunia," kata HRW dalam sebuah pernyataan.

Homoseksualitas adalah ilegal di negara Muslim konservatif itu,  yang telah berada di bawah pengawasan ketat. Qatar sangat melarang seks di luar nikah dan seks homoseksual, yang dapat dihukum hingga tujuh tahun penjara.

Namun, pejabat Qatar mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa laporan HRW soal pemukulan dan pelecehan adalah tudingan dan 'informasi yang benar-benar salah.

Penyelenggara Piala Dunia mengatakan bahwa setiap orang, terlepas dari orientasi seksual atau latar belakang mereka, dipersilakan untuk datang dan menonton turnamen, tetapi agar tidak menunjukkan kasih sayang di depan umum.

HRW meminta FIFA, badan sepak bola dunia, untuk menekan Qatar agar meluncurkan reformasi yang melindungi orang-orang LGBT.

FIFA kemudian mengatakan bahwa bendera pelangi LGBT akan diizinkan di dalam dan di sekitar stadion.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

KPK Periksa Pejabat Pemprov Jatim di Kasus Dana Hibah

Senin, 13 Juli 2026 | 14:40

Panen Raya TNI, Presiden Prabowo: Saya Bahagia Hari Ini

Jumat, 17 Juli 2026 | 22:57

UPDATE

Bazar Kreasi Bhayangkari Nusantara 2026 Digelar di JCC, Dorong UMKM Naik Kelas

Rabu, 22 Juli 2026 | 20:25

Jaksa Agung Rotasi 29 Jaksa Termasuk Dirdik Jampidsus

Rabu, 22 Juli 2026 | 20:05

Bawaslu Mulai Susun Indeks Kerawanan Pemilu 2029

Rabu, 22 Juli 2026 | 20:00

Refly Harun Kawal Korban Dugaan Pemerasan Bangun Paulus

Rabu, 22 Juli 2026 | 19:45

Max Blumenthal Soroti Ancaman Kebebasan Pers akibat Kemitraan AS-Israel

Rabu, 22 Juli 2026 | 19:43

OPM Pimpinan Kopitua Heluka Diduga Dalang Pembunuhan Tiga Warga Sipil di Yahukimo

Rabu, 22 Juli 2026 | 19:39

Pemuda Jabar Peduli Gelar Santunan untuk Korban Pesta Rakyat Garut

Rabu, 22 Juli 2026 | 19:36

Gus Yahya Siap Bertarung Lagi Pertahankan Kursi Ketum PBNU

Rabu, 22 Juli 2026 | 19:32

Pakta Integritas Perempuan Bangsa Wujud Totalitas Besarkan PKB

Rabu, 22 Juli 2026 | 19:30

Wakapolri Ingatkan Perwira Remaja: Satu Tindakan Menyimpang Rusak Kepercayaan Polri

Rabu, 22 Juli 2026 | 19:21

Selengkapnya