Berita

Presenter media nasional Russia Today (RT), Anton Krasovsky/Net

Dunia

Heboh Presenter TV Rusia Minta Anak-anak Ukraina Anti-Perang Ditenggelamkan

SENIN, 24 OKTOBER 2022 | 11:59 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Kecaman keras kembali ditunjukkan Ukraina terhadap seruan presenter media nasional Russia Today (RT), Anton Krasovsky yang mengajak penonton untuk menenggelamkan anak-anak Ukraina jika menggangap Moskow sebagai penjajah.

Menteri Luar Negeri Ukraina Dmytro Kuleba melalui cuitannya di Twitter pada Minggu (23/10) mengatakan bahwa RT telah membuat hasutan genosida agresif yang tidak ada hubungannya dengan hak kebebasan berbicara apa pun.

"Pemerintah yang masih belum melarang RT harus menonton kutipan ini," cuit Kuleba dengan menautkan ke klip wawancara RT.


Dalam siaran RT di televisi pada Minggu (23/10), Krasovsky seorang komentator pro-perang di televisi Rusia mengatakan anak-anak yang mengkritik Moskow seharusnya dilemparkan langsung ke sungai dengan arus yang kuat.

"Mereka seharusnya ditenggelamkan di Tysyna (sungai). Tenggelamkan saja anak-anak itu, tenggelamkan mereka. Atau mereka bisa dimasukkan ke dalam gubuk dan dibakar," kata Krasovsky seperti dimuat US News.

Pendapat Krasovsky mengacu pada tulisan fiksi ilmiah Rusia, karya Sergei Lukyanenko yang menceritakan dirinya saat pertama kali mengunjungi Ukraina pada 1980-an.

"Anak-anak mengatakan kepadanya bahwa mereka akan menjalani kehidupan yang lebih baik jika bukan karena Moskow menduduki negara mereka," jelasnya mengutip isi tulisan Lukyanenko.

Dalam beberapa jam, pemimpin redaksi RT, Margarita Simonyan mengatakan bahwa dirinya telah menangguhkan Krasovsky karena komentarnya yang dianggap menjijikkan dan menegaskan jika tidak ada seorangpun di RT mendukung presenter tersebut.

Russia Today merupakan televisi nasional di bawah kontrol ketat pemerintah dan telah lama menjadi pendukung vokal untuk invasi Rusia ke Ukraina.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Roy Suryo: Gibran Copy Paste Jokowi Bahkan Lebih Parah

Kamis, 30 April 2026 | 01:58

Kompolnas dan Agenda Reformasi Aparat Sipil Bersenjata

Kamis, 30 April 2026 | 01:45

Polemik Dugaan Suap Pendirian SPPG di Sulbar Dilaporkan ke Polisi

Kamis, 30 April 2026 | 01:18

HNW: Bila Anggota OKI Bersatu bisa Kendalikan Urat Nadi Perdagangan Dunia

Kamis, 30 April 2026 | 00:55

Menhan: Prajurit jadi Motor Pembangunan Selain Jaga Kedaulatan

Kamis, 30 April 2026 | 00:37

Satgas OJK Blokir 951 Pinjol Ilegal Ungkap Deretan Modus Penipuan Keuangan

Kamis, 30 April 2026 | 00:19

Investasi Bodong dan Bias Sistem Keuangan

Rabu, 29 April 2026 | 23:50

Pelaporan SPT 2025 Masih di Bawah Target Jelang Deadline

Rabu, 29 April 2026 | 23:36

Komunikasi Publik Menteri PPPA Absurd dan Tidak Selesaikan Persoalan!

Rabu, 29 April 2026 | 23:09

Pemanfaatan Listrik Harus Maksimal Dongkrak Kemandirian Desa

Rabu, 29 April 2026 | 22:43

Selengkapnya