Berita

Presiden Joko Widodo/Net

Politik

Saatnya Jokowi Tekan Nafsu Bangun IKN, Fokus Hadapi Resesi dan Bayar Utang

SENIN, 24 OKTOBER 2022 | 09:11 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Di tengah berbagai tantangan yang dihadapi Indonesia akibat pandemi Covid-19, terlebih resesi yang sudah di depan mata, Presiden Joko Widodo seharusnya tidak bernafsu membangun Ibukota Negara (IKN) Nusantara.

"Saya kira Jokowi jangan terlalu bernafsu untuk membangun IKN. Kita tahu Indonesia dan bahkan dunia baru saja terdampak Covid-19, apalagi resesi sudah di depan mata, bahkan Sri Mulyani sering mengingatkan publik," ujar Direktur Pusat Riset Politik, Hukum dan Kebijakan Indonesia (PRPHKI), Saiful Anam kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin (24/10).

Menurut akademisi Universitas Sahid Jakarta ini, sangat tidak elok jika Jokowi terus menggencarkan pembangunan IKN. Mengingat, yang perlu menjadi prioritas untuk diselamatkan adalah rakyat, bukan IKN.


"Kalau melihat nafsu Jokowi untuk membangun IKN, maka seperti tidak ada yang perlu dibanggakan selain IKN. Selain itu IKN terkesan diobral kepada investor, meskipun hingga saat ini belum jelas investornya siapa," kata Saiful.

Saiful menilai, sikap Jokowi yang seperti mengobral bisa merugikan bangsa jika IKN diasumsikan sebagai proyek yang diobral, karena bisa jadi akan menjadi problem baik AMDAL maupun kelayakan bangunan.

"Sudah saatnya saya kira lupakan IKN untuk sementara waktu, pemerintah harus lebih berfokus pada penanggulangan resesi dan pelunasan hutang luar negeri, bukan malah menambah masalah dengan meneruskan pembangunan IKN yang belum tentu nilai gunanya lebih signifikan bagi keberlangsungan negara," pungkas Saiful.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Berpeluang Kalah, Wajar Pengacara Profesional Menolak Bela Jokowi

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:47

Dianggap Sakit Jiwa, Ini Jawaban KPK Soal Tuntutan Ringan Bos Blueray

Jumat, 26 Juni 2026 | 14:45

UPDATE

Prabowo Tindak Lanjuti Usulan Tambah Beasiswa S3 bagi Dosen

Minggu, 28 Juni 2026 | 16:09

Panitia Ogah Disusupi Politik, Jokowi Batal Ikut Kirab Budaya di Lampung Timur

Minggu, 28 Juni 2026 | 16:06

Sekolah Rakyat Bogor Padukan Panorama Alam dan Fasilitas Pendidikan Modern

Minggu, 28 Juni 2026 | 15:43

400 Lajang Ikut Golek Garwo, Kemenag Dorong Lahirnya Keluarga Sakinah

Minggu, 28 Juni 2026 | 15:35

Dana SAL Kemenkeu Perkuat Likuiditas dan Intermediasi Bank Mandiri

Minggu, 28 Juni 2026 | 15:29

Prabowo Target Pangkas BUMN dari 1.000 Jadi 250 Perusahaan

Minggu, 28 Juni 2026 | 14:47

Safari Politik Jokowi Bareng PSI Picu Sorotan

Minggu, 28 Juni 2026 | 14:28

Daftar 32 Tim yang Lolos Piala Dunia 2026, Lajut Fase gugur

Minggu, 28 Juni 2026 | 14:16

Australia Gandakan Denda Platform Medsos Nakal hingga Rp1 Triliun

Minggu, 28 Juni 2026 | 14:06

Membaca Sinyal di Balik Ritual Jokowi Injak Kepala Kerbau di Lampung

Minggu, 28 Juni 2026 | 13:56

Selengkapnya