Berita

Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi/RMOLSumut

Kesehatan

Gejala Ginjal Akut Sudah Menjangkit 12 Anak di Sumut, Kini Diobservasi

JUMAT, 21 OKTOBER 2022 | 10:17 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Sebanyak 12 anak di Sumatera Utara menjalani observasi dan perawatan intensif karena mengalami gejala gagal ginjal akut.

Observasi dan pemeriksaan ini dilakukan di rumah sakit untuk melihat perkembangan kesehatan mereka.

"12 sedang diobservasi. (Mereka) masih diperiksa, belum tentu juga ginjal akut, kan sedang dicek, mudah-mudahan tidaklah,” kata Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi diberitakan Kantor Berita RMOLSumut, Kamis (20/10).


Gubernur Edy mengimbau kepada seluruh pemerintah kabupaten/kota untuk meningkatkan kewaspadaan dan langsung berkoordinasi jika menemukan gejala tersebut. Imbauan ini ia sampaikan dalam bentuk surat imbauan tertanggal 19 Oktober 2022.

“Beberapa penekanannya adalah agar tenaga kesehatan pada fasilitas kesehatan, agar tidak meresepkan obat-obatan dalam bentuk cair/sirup untuk sementara waktu,” ujarnya.

Sebagai alternatif, dapat menggunakan bentuk sediaan lain seperti tablet, kapsul, suppositoria (anal), dan lainnya.

Kemudian seluruh apotek untuk sementara tidak menjual obat bebas/bebas terbatas dalam bentuk sirup kepada masyarakat sampai ada pengumuman resmi lebih lanjut dari pemerintah.

Ditambahkan Edy Rahmayadi, dirinya terus berkoordinasi dengan pihak tenaga kesehatan dan fasilitas kesehatan, seperti rumah sakit, puskesmas dan klinik, agar memberi pelayanan terbaik.

"Juga agar bersama-sama kita mencegah dan mengantisipasi ginjal akut ini. Semua sudah dikoordinasikan dengan by phone, baru dengan ahli dokter-dokter anak, bersama kepala-kepala puskesmas dan kepada dinas seluruh kabupaten/kota," pungkasnya.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Jusuf Hamka Siapkan Rp5 Triliun untuk Borong Saham

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:21

UPDATE

OKI Kecam Serangan Houthi ke Makkah dan Madinah

Minggu, 25 Oktober 2026 | 10:17

Jakarta Running Festival Jadi Role Model Ajang Lari Nasional

Minggu, 25 Oktober 2026 | 10:01

Carbon Capture di Petrokimia Gresik Berpeluang Kurangi Impor Soda Ash

Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:47

KPK Bantah Kembali Sita Uang Rp40 Juta dari Salah Satu PCNU Terkait Muktamar NU

Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:27

Mantan Panglima TNI Pertama dari Angkatan Laut Widodo AS Wafat

Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:12

Aksi Iklim Lintas Iman Desak Siklus Karhutla Tahunan Segera Diputus

Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:02

Akuisisi Saham BYAN Haji Isam Sejalan dengan UU Minerba

Minggu, 25 Oktober 2026 | 08:44

Bill Gates: AI Bisa Picu Gejolak Ekonomi dan Sosial Selama 20 Tahun

Minggu, 25 Oktober 2026 | 08:43

Kehadiran Kopdes Bawa Harapan untuk Ekonomi Desa

Minggu, 25 Oktober 2026 | 08:19

Pesantren Didorong Ikut Terlibat dalam Pencegahan Karhutla

Minggu, 25 Oktober 2026 | 08:05

Selengkapnya