Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Negara-Negara Dihimbau Tetap Waspada, WHO Klasfikasikan Covid-19 Masih dalam Darurat Kesehatan Global

KAMIS, 20 OKTOBER 2022 | 15:24 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Meski pandemi Covid-19 berangsur membaik dalam beberapa bulan terakhir, namun Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) masih tetap mengkategorikan virus tersebut sebagai darurt kesehatan global atau Public Health Emergency of International Concern (PHEIC).
Direktur Jenderal World Health Organization (WHO), Tedros Adanom Ghebreyesus, ketetapan tersebut diambil berdasarkan rapat Komite Darurat Covid-19 yang dilakukan WHO pekan lalu.

"Komite menekankan perlunya memperkuat pengawasan dan memperluas akses ke tes, perawatan, dan vaksin bagi mereka yang paling berisiko,” ujarnya seperti dimuat CBC pada Rabu (19/10).

Adhanom menyatakan bahwa WHO juga ikut mengakui bahwa pandemi berangsur membaik. Namun ia menghimbau bahwa negara tetap perlu waspada karena penyebaran virus Covid-19 terbukti tidak dapat diprediksi.

Adhanom menyatakan bahwa WHO juga ikut mengakui bahwa pandemi berangsur membaik. Namun ia menghimbau bahwa negara tetap perlu waspada karena penyebaran virus Covid-19 terbukti tidak dapat diprediksi.

"Sementara situasi global jelas membaik sejak pandemi dimulai, virus terus berubah, dan masih ada banyak risiko dan ketidakpastian," ungkapnya.

Kondisi darurat kesehatan global atau PHEIC didefinikan WHO sebagai peristiwa luar biasa yang dapat merugikan negara lain melalui penyebaran suatu penyakit.

Sebuah penyakit yang dikategorikan sebagai PHEIC sering kali terjadi secara tiba-tiba, tidak biasa, atau tidak terduga, sehingga memerlukan upaya tanggapan internasional yang terkoordinasi.

Perkembangan Covid-19 terbaru di AS, diumumkan oleh kepala penasihat medis Presiden Biden, Anthony Fauci yang menggambarkan penyebaran varian baru BQ.1 dan keturunannya BQ.1.1 telah berkembang lebih dari 10 persen dari infeksi baru di negara tersebut.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

UPDATE

KH Sholeh Darat Diusulkan jadi Pahlawan Nasional

Senin, 30 Maret 2026 | 05:59

Pentingnya Disiplin Informasi dalam KUHP Baru

Senin, 30 Maret 2026 | 05:43

Dikenal Warga sebagai Orang Baik, Pegawai Ayam Geprek Ditemukan Tewas

Senin, 30 Maret 2026 | 05:16

Aburizal Bakrie Kenang Juwono Sudarsono sebagai Putra Terbaik Bangsa

Senin, 30 Maret 2026 | 04:57

Mitra MBG Jangan Coba-coba Markup Harga Bahan Baku

Senin, 30 Maret 2026 | 04:40

Ikrar Setia ke NKRI

Senin, 30 Maret 2026 | 04:23

Pertamina Fasilitasi Pemudik Balik ke Jakarta dengan Lancar

Senin, 30 Maret 2026 | 03:59

Merajut Hubungan Sipil-Militer

Senin, 30 Maret 2026 | 03:50

Hadapi Bulgaria, Timnas Indonesia Bakal Tertolong Dukungan Suporter

Senin, 30 Maret 2026 | 03:27

BGN Dorong Penguatan Ekosistem Peternakan Demi Serap Lapangan Kerja

Senin, 30 Maret 2026 | 02:59

Selengkapnya